- Produksi dan distribusi konten
- Pengelolaan IP
- Penyelenggaraan acara dan seni pertunjukan
- Periklanan, serta aktivitas taman bertema dan taman hiburan
- Menjalankan perusahaan holding.
Profil RANS, Jadi Sorotan di Tengah Polemik RANS Carnival Yogyakarta

RANS, perusahaan media dan hiburan yang didirikan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, berkembang dari kanal YouTube menjadi bisnis konten, IP, acara, iklan, olahraga, hingga taman hiburan.
Perseroan resmi tercatat di BEI pada 10 Juli 2026 dengan kode RANS dan harga IPO Rp170 per saham.
Pada sembilan bulan pertama 2026, pendapatan RANS tumbuh 5,1 persen menjadi Rp243,74 miliar, sementara laba periode berjalan naik 27,3 persen menjadi Rp35,07 miliar.
Jakarta, FORTUNE — PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) merupakan perusahaan media dan hiburan yang didirikan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Belakangan ini, RANS menjadi sorotan melalui penyelenggaraan RANS Carnival di Yogyakarta.
Didirikan pada 2015, perusahaan ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juli 2026. Kegiatan usahanya mencakup produksi konten digital, pengelolaan kekayaan intelektual (intellectual property atau IP), penyelenggaraan acara, dan periklanan.
Berikut profil lengkap RANS yang mencakup sejarah perusahaan, anak usaha, susunan manajemen, pemegang saham, hingga kinerja keuangannya.
Table of Content
Sejarah dan perkembangan RANS
RANS Entertainment bermula dari kanal YouTube yang menampilkan konten hiburan dan kehidupan keluarga keduanya. Seiring perkembangan bisnis, RANS memperluas kegiatan usaha ke berbagai sektor industri kreatif.
Secara legal, perusahaan awalnya bernama PT RNR Film Internasional sebelum berganti nama menjadi PT Rans Entertainmen Indonesia pada 7 Juli 2021. Perseroan mulai menjalankan kegiatan komersial pada 2018 dan kini berkantor pusat di kawasan BSD, Tangerang Selatan.
Ekspansi perusahaan dilakukan secara bertahap. Pada 2020, RANS mendirikan anak usaha di bidang animasi. Setahun kemudian, perusahaan mulai menyelenggarakan RANS Carnival melalui anak usahanya, PT Rans Karnaval Indonesia (RAKI), sekaligus mengembangkan konten dan acara olahraga melalui RANS Sportainment.
Pada 2022, RANS memperluas bisnis ke sektor makanan dan minuman. Perusahaan kemudian mengembangkan wahana hiburan anak Cipungland pada 2024 dan mendirikan anak usaha di bidang kosmetik serta perawatan diri pada 2025.
Ekosistem RANS mencakup empat lini utama, yaitu RANS Entertainment, RANS Sports, RANS Music, dan RANS Channel. Dalam keterbukaan informasi BEI, bidang usaha utama RANS meliputi:
RANS memasuki pasar modal melalui IPO pada Juli 2026. Saham perusahaan resmi tercatat di BEI pada 10 Juli 2026 dengan kode RANS dan harga penawaran Rp170 per saham.
Anak usaha RANS
RANS memiliki sejumlah anak usaha yang bergerak di berbagai sektor. Berikut sembilan entitasnya:
- PT Rans Animasi Indonesia
- PT Rans Karnaval Internasional
- PT Rans Kekinian Indonesia
- PT Rans Keluarga Bersama
- PT Rans Media Indonesia
- PT Rans Nikmat Sejahtera
- PT Rans Olahraga Digital
- PT Rans Pesona Indonesia
- PT Rans Satu Bunda.
Perseroan memiliki kepemilikan mayoritas pada sembilan perusahaan tersebut. Porsi terendah sebesar 51 persen di PT Rans Pesona Indonesia.
Selain entitas tersebut, struktur grup RANS juga mencakup perusahaan dengan kepemilikan tidak langsung. Beberapa di antaranya bergerak di bidang penyelenggaraan acara dan pengembangan bisnis hiburan.
Susunan direksi dan komisaris RANS
Nagita Slavina M. Tengker menjabat sebagai Direktur Utama RANS. Ia didampingi Abrar dan Rumunggu Yokonapita Napitupulu sebagai direktur.
Abrar memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media dan hiburan digital. Sebelum menjadi direktur, ia pernah menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) RANS Media Group pada 2023–2025.
Sementara itu, Rumunggu memiliki pengalaman di bidang keuangan, akuntansi, dan audit. Ia sebelumnya menjabat sebagai Group Finance Controller RANS Entertainment Indonesia.
Di jajaran komisaris, Darwin Cyril Noerhadi menjabat sebagai Komisaris Utama dan Ambono Juniarto sebagai Komisaris Independen.
Darwin pernah menjabat sebagai Presiden Direktur Bursa Efek Jakarta pada 1996–1999. Adapun Ambono memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di sejumlah perusahaan nasional dan multinasional.
Pemegang saham RANS
Berdasarkan data BEI, Raffi Ahmad menjadi pemegang saham terbesar RANS dengan kepemilikan 7,93 miliar saham atau 62,93 persen. Pemegang saham lain yang memiliki lebih dari 5 persen adalah PT Indonesia Entertainmen Grup dengan 911,5 juta saham atau 7,23 persen.
Masyarakat nonwarkat memegang 3,63 miliar saham atau 28,85 persen. Sementara itu, Nagita Slavina tercatat memiliki 124,75 juta saham atau 0,99 persen. Dengan komposisi tersebut, Raffi menjadi pemegang saham pengendali perusahaan.
Kinerja keuangan RANS
Pada sembilan bulan pertama 2026, RANS membukukan pendapatan Rp243,74 miliar. Pendapatan tumbuh 5,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp231,99 miliar.
Kontributor terbesar berasal dari lini production house, acara, dan ticketing dengan pendapatan Rp86,39 miliar atau 35,4 persen dari total pendapatan. Segmen ini tumbuh 117,7 persen secara tahunan. Sementara itu, penjualan produk makanan, minuman, dan kecantikan berbasis IP menghasilkan Rp74,12 miliar, naik 2,9 persen dari Rp72,01 miliar.
Laba periode berjalan mencapai Rp35,07 miliar, meningkat 27,3 persen dari Rp27,54 miliar. Laba operasi juga tumbuh 18,4 persen menjadi Rp42,12 miliar.
Per 30 September 2026, total aset RANS mencapai Rp855,73 miliar, naik 85,6 persen dibandingkan posisi akhir 2025. Kas dan setara kas meningkat 406,8 persen menjadi Rp507,43 miliar, terutama didorong penerimaan dana IPO sebesar Rp429,25 miliar sebelum dikurangi biaya emisi saham.
Di sisi lain, total liabilitas turun 35,78 persen menjadi Rp77,21 miliar setelah perusahaan melunasi sisa utang bank senilai Rp37,3 miliar selama sembilan bulan pertama 2026.
Demikian profil lengkap RANS yang mencakup perjalanan bisnis, anak usaha, susunan manajemen, pemegang saham, hingga kinerja keuangannya.
FAQ seputar profil RANS
Kapan RANS tercatat di Bursa Efek Indonesia? RANS tercatat di BEI pada 10 Juli 2026.
Siapa pemegang saham terbesar RANS? Raffi Farid Ahmad dengan kepemilikan 62,93 persen.
Siapa Direktur Utama RANS? Nagita Slavina M. Tengker menjabat sebagai Direktur Utama.
Berapa laba RANS pada sembilan bulan pertama 2026? RANS membukukan laba periode berjalan sebesar Rp35,07 miliar.












