Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ubah Perjanjian, Penjualan Saham BYAN ke Emiten Haji Isam Bertambah
PT Bayan Resources Tbk (BYAN) (bayan.com.sg)
  • BYAN mengubah perjanjian jual beli saham bersyarat dengan PT Jhonlin Baratama.

  • Jumlah saham Bayan yang akan dialihkan bertambah 83.587.870 saham menjadi 10,08 miliar saham.

  • Penyelesaian transaksi masih bergantung pada terpenuhinya sejumlah kondisi pendahuluan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa hal paling menarik dari perubahan perjanjian BYAN?
Vote Now
16 September 2026

Perjanjian jual beli saham bersyarat sebelumnya ditandatangani.

17 September 2026

Bayan mengungkapkan perjanjian tersebut melalui keterbukaan informasi.

1 Oktober 2026

Dato’ Low Tuck Kwong dan Elaine Low bersama PT Jhonlin Baratama menandatangani perubahan CSPA.

5 Oktober 2026

Perubahan perjanjian disampaikan melalui keterbukaan informasi kepada BEI.

7 Oktober 2026

Saham BYAN berada di level Rp12.600 per saham pada pukul 12:00 WIB. Jenny Quantero menyampaikan bahwa pembeli akan memiliki 10,08 miliar saham setelah seluruh syarat pendahuluan terpenuhi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa hal paling menarik dari perubahan perjanjian BYAN?
Vote Now
  • What?
    BYAN mengubah perjanjian jual beli saham bersyarat sehingga jumlah saham Bayan yang akan dialihkan kepada Jhonlin bertambah menjadi 10,08 miliar saham.
  • Who?
    PT Bayan Resources Tbk, PT Jhonlin Baratama, Dato’ Low Tuck Kwong, Elaine Low, dan Direktur Bayan Jenny Quantero.
  • Where?
    Perubahan disampaikan melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).
  • When?
    Perubahan CSPA ditandatangani pada 1 Oktober 2026 dan disampaikan kepada BEI pada 5 Oktober 2026.
  • Why?
    Perubahan perjanjian mencakup jumlah saham biasa Bayan yang akan dialihkan kepada PT Jhonlin Baratama.
  • How?
    Jumlah saham dinaikkan dari 10 miliar menjadi 10,08 miliar saham, dengan penyelesaian transaksi masih bergantung pada sejumlah kondisi pendahuluan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa hal paling menarik dari perubahan perjanjian BYAN?
Vote Now

BYAN mengubah kesepakatan jual beli saham dengan PT Jhonlin Baratama. Dato’ Low Tuck Kwong dan Elaine Low ikut menandatangani perubahan itu. Jumlah saham yang akan diberikan menjadi 10,08 miliar saham. Transaksi belum selesai karena masih menunggu beberapa syarat. Bayan mengatakan perubahan ini tidak mengganggu kegiatan usahanya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa hal paling menarik dari perubahan perjanjian BYAN?
Vote Now

Perubahan perjanjian memberikan kejelasan mengenai jumlah saham yang akan dialihkan kepada PT Jhonlin Baratama, yakni 10,08 miliar saham setelah seluruh syarat terpenuhi. Di sisi lain, Bayan menegaskan tidak terdapat dampak material negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa hal paling menarik dari perubahan perjanjian BYAN?
Vote Now

Jakarta, FORTUNE - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melakukan perubahan perjanjian jual beli saham bersyarat dengan PT Jhonlin Baratama. Perubahan tersebut mencakup jumlah saham BYAN yang akan dialihkan kepada Jhonlin.

Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Oktober 2026, perusahaan menyebut Dato’ Low Tuck Kwong dan Elaine Low bersama PT Jhonlin Baratama telah menandatangani perubahan atas Conditional Sale and Purchase of Shares Agreement (CSPA) pada 1 Oktober 2026.

Perubahan tersebut merupakan bagian dari perjanjian jual beli saham bersyarat yang sebelumnya ditandatangani pada 16 September 2026 dan telah diungkapkan perseroan melalui keterbukaan informasi pada 17 September 2026.

Dalam perubahan perjanjian tersebut, jumlah saham biasa Bayan yang akan dialihkan kepada Jhonlin bertambah dari sebelumnya 10 miliar saham menjadi 10,08 miliar saham.

Dengan demikian, terdapat penambahan sebanyak 83.587.870 saham yang akan dialihkan kepada Jhonlin dibandingkan dengan jumlah dalam perjanjian sebelumnya.

Bayan menyebut pelaksanaan dan penyelesaian transaksi tersebut masih bergantung pada terpenuhinya sejumlah kondisi pendahuluan (conditions precedent).

“Setelah penyelesaian transaksi dan terpenuhinya seluruh syarat pendahuluan, pembeli akan memiliki 10,08 miliar saham biasa perseroan,” kata Direktur Bayan, Jenny Quantero dalam keterbukaan informasi, Rabu (7/10).

Namun, ia menegaskan perubahan tersebut tidak menimbulkan dampak material negatif yang dapat mengganggu kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Bayan Resources.

Saham BYAN berada di level Rp12.600 per saham pada sesi perdagangan 7 Oktober 2026 pukul 12:00 WIB, turun 6,32 persen (-Rp850) dari penutupan sebelumnya.

Bagaimana menurutmu perubahan transaksi saham BYAN?

Apa hal paling menarik dari perubahan perjanjian BYAN?

See More

Curated For You

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article