MGPA Yakin Bahwa FIM Segera Lakukan Homologasi di Sirkuit Mandalika

Pembangunan trek ditargetkan selesai akhir Oktober 2021.

MGPA Yakin Bahwa FIM Segera Lakukan Homologasi di Sirkuit Mandalika
Salah satu gelaran World Superbike/WSBK. (xboxygen.com)
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE – Menjelang penggunaan Pertamina Mandalika International Street Circuit atau Sirkuit Mandalika secara resmi untuk sejumlah ajang balap motor internasional yang sudah dijadwalkan, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) memastikan Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) segera melakukan homologasi. Kegiatan ini adalah salah satu syarat untuk menyatakan bahwa sirkuit ini layak pakai.

"Kami sangat yakin bahwa akan ada homologasi satu pekan sebelum balapan Asian Talent Cup pada 11-12 November, dan WSBK (World Superbike) pada 17-18 November," kata Direktur Operasional dan Olahraga MGPA, Dyan Dilato, di Sirkuit Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, seperti dilansir Antara, Kamis (14/10).

Dyan menjelaskan bahwa FIM akan melakukan homologasi, terutama dari sisi jalur balapan, seperti kondisi aspal dan area balapan. Uji kelayakan ini juga akan mencakup pemeriksaan pos petugas yang bertanggung jawab untuk mengawal keselamatan para pembalap (marshal), pusat kesehatan, dan kondisi sirkuit secara keseluruhan.

"Dua balapan yang akan digelar berbeda, karena satu dari FIM Asia dan satu FIM dunia. Kami mohon doa restu atas nama Bangsa Indonesia, bahwa kita mampu melaksanakan yang pertama tahun ini, dan tahun depan MotoGP pada Maret 2022," ucap Dyan.

Pembangunan jalur balap sudah mencapai 97%

Sementara itu, penasihat Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Dandossi Matram, mengungkapkan bahwa pembangunan jalur balapan sudah mencapai 97% dengan target selesai 100% pada akhir Oktober 2021. Penyelesaian ini meliputi aspal, apex, curb, safety barrier.

“Tapi, untuk pendukungnya masih dalam pengerjaan. Seperti, medical center, race control, dan juga pit building. Diharapkan ketika menjelang pelaksanaan, itu semua sudah siap," ujarnya dalam Market Review di IDX Channel, (14/10).

Kini, kata Dandossi, jalur sirkuit sedang ada pada tahap pengecatan. Fase ini cukup memakan waktu karena menggunakan cat khusus yang berstandar FIM. Bahkan, tenaga kerja dan masin cat pun terhitung khusus.

Sirkuit Mandalika adalah sirkuit alami

Menurut Dandossi, Pertamina Mandalika International Street Circuit merupakan sirkuit alami yang konsepnya langsung dari jalanan terbuka. Bagi gelaran MotoGP, jenis sirkuit ini adalah yang pertama, karena sirkuit lain menggunakan konsep sirkuit tertutup yang memang didedikasi untuk sirkuit.

“Berbeda dengan sirkuit di Mandalika, di sini ada track line-nya kemudian juga service road-nya dimana nanti kalau event-nya sudah selesai bisa digunakan untuk aktivitas masyarakat sehari-hari," ujar Dandossi.

Ia mengatakan bahwa area di sekitar Sirkuit Mandalika saat ini masih kosong. Namun, dalam 5-10 tahun ke depan, ia memperkirakan akan banyak gedung-gedung berdiri di sekitarnya.

Walau balap MotoGP sudah dapat dipastikan berlangsung pada Maret 2022, namun pihak MGPA masih menunggu keputusan pemerintah terkait izin menghadirkan penonton dalam gelaran MotoGP Mandalika. Pandemi yang tak kunjung usai pun menjadi alasan utama dan pembatasan kegiatan masyarakat masih terus diberlakukan hingga saat ini.

Syarat menonton World Superbike di Mandalika

Salah satu pelaksanaan event balap di Pertamina Mandalika International Street Circuit dalam waktu dekat ini adalah World Superbike, yakni pada 17-18 November. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang juga merupakan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional menyampaikan bahwa pemerintah hanya mengizinkan 25.000 orang penonton yang masing-masingnya harus sudah menerima dua dosis vaksin Covid-19 lengkap.

Selain itu, Airlangga juga mengatakan bahwa pelaksanaan karantina untuk kru dan tim Superbike adalah selama lima hari. Sedangkan, untuk masyarakat setempat, vaksinasi akan terus dipercepat.

"Untuk di tempat penyelenggaraan Superbike, Lombok Tengah, capaian vaksinasi dosis pertama sudah 75,31%, dosis kedua baru 13,55%. Arahan Bapak Presiden, TNI-Polri nanti akan diminta untuk mengakselerasi agar sebelum penyelenggaraan sudah tercapai 50%,” ujar Airlangga (11/10).

Magazine

SEE MORE>
Fortune Indonesia 40 Under 40
Edisi Februari 2024
Investor's Guide 2024
Edisi Januari 2024
Change the World 2023
Edisi Desember 2023
Back for More
Edisi November 2023
Businessperson of the Year 2023
Edisi Oktober 2023
Rethinking Wellness
Edisi September 2023
Fortune Indonesia 100
Edisi Agustus 2023
Driving Impactful Change
Edisi Juli 2023

Most Popular

Astra Otoparts Bagi Dividen Rp828 Miliar, Simak Jadwalnya
IKN Menjadi Target Inovasi yang Seksi bagi Investor Luar Negeri
Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp104,7 Triliun Hingga 31 Maret 2024
Museum Benteng Vredeburg Lakukan Revitalisasi Senilai Rp50 Miliar
Pemerintah Realisasikan Rp220 T Untuk 4 Anggaran Prioritas di Q1 2024
ERAL Kolaborasi dengan DJI dan Fujifilm di Kampanye Motion Creativity