Bogor, FORTUNE - Kementerian Keuangan mengungkapkan, anggaran untuk pembayaran cicilan utang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang jatuh tempo sudah disiapkan, meski pencairannya masih menunggu proses verifikasi.
Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia, Juda Agung, mengatakan dana pemerintah untuk pembayaran kewajiban KDMP yang jatuh tempo pada 25 September 2026 telah disiapkan dan sudah masuk ke himpunan bank negara (Himbara).
"Dana dari pemerintah sudah siap, bahkan dana pemerintah untuk membayar bulan 25 September sudah ditaruh di Himbara," ujar Juda dalam konferensi pers di Bogor, Kamis (1/10).
Namun demikian, penyaluran dana masih menunggu proses sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK), termasuk verifikasi dan tata kelola untuk memastikan seluruh persyaratan terpenuhi.
“Pencairannya sesuai dengan PMK dan tata kelola. Itu harus dilakukan verifikasi sehingga clean and clear. Dana pemerintah yang disiapkan untuk pembayaran tersebut sudah siap disalurkan,” katanya.
Diketahui, cicilan pertama utang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang jatuh tempo mencapai Rp37,7 triliun. Nilai tersebut mencakup pembayaran pokok dan bunga utang serta merupakan bagian dari skema pembiayaan KDMP melalui kredit sindikasi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dengan plafon sekitar Rp240 triliun.
Utang KDMP tersebut digunakan sebagai modal operasional awal 80 ribu koperasi, yang mana masing-masing koperasi menerima menerima modal Rp3 miliar
Sebelumnya, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, mengatakan anggaran untuk pembayaran kewajiban pembangunan KDMP telah tersedia sejak penyusunan APBN 2026. Pemerintah memastikan kewajiban yang jatuh tempo akan dibayarkan.
"Anggarannya ada dari sejak kita membuat APBN, anggarannya itu ada, tersedia. Nah, jadi pasti dibayar," kata Suahasil.
Pembayaran utang KDMP tersebut dipantau oleh Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), yakni Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hingga Danantara yang merupakan pemilik Bank-Bank Himbara.
