Jakarta, FORTUNE – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa membenarkan telah terjadi rotasi antara pejabat Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono akan ditunjuk sebagai Deputi Gubernur BI. Sedangkan Juda Agung yang disebut mengundurkan diri dari Deputi Gubernur BI akan mengisi Jabatan Wakil Menteri Keuangan yang ditinggalkan oleh Thomas.
“Kayaknya switch ya kelihatannya, (Thomas) kan sudah mengintip ikut rapat (dewan gubernur BI) dua kali cukup. Jadi (pengalaman) dia pindah ke sana juga cukup,” kata Purbaya saat ditemui setelah rapat kerja bersama anggota Komite Sistem Stabilitas Keuangan (KSSK) di Gedung MPR/DPR Jakarta, Senin (19/1).
Purbaya menilai, Thomas memiliki pengalaman yang luas di sektor fiskal dan akan melengkapi kebijakan moneter saat dinyatakan lulus sebagai Deputi Gubernur BI. Selain Thomas, Pemerintah juga mengusulkan dua nama lain sebagai calon Deputi Gubernur BI yang akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
Sementara itu, Purbaya juga menyatakan telah ditugaskan untuk berkomunikasi dengan Juda Agung dalam waktu dekat yang disebut akan mengisi kekosongan jabatan wakil menteri keuangan. “Nanti saya mau ketemu dengan Pak Juda, mungkin besok, saya mau lihat niatnya dia apa (mundur dan masuk Kemenkeu),” kata Purbaya.
Melansir laman BI, Juda Agung diangkat menjadi Deputi Gubernur BI berdasarkan Keputusan Presiden RI No.147/P Tahun 2021 tanggal 24 Desember 2021. Juda mengucapkan sumpah jabatan pada 6 Januari 2022 dengan masa jabatan hingga 2027.
Pria yang lahir di Pontianak pada 1964 ini juga sempat menjabat sebagai Direktur Eksekutif Internasional Monetary Fund (IMF) di Washington DC, Amerika Serikat periode 2017-2019. Serta Asisten Gubernur yang membawahi Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial periode 2020-2022.