Jakarta, FORTUNE — Indonesia kembali memperoleh mandat penting di forum multilateral setelah terpilih menjadi Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk tahun 2026.
Penetapan ini dilakukan secara resmi dalam pertemuan Dewan HAM PBB pada 8 Januari 2026 di Jenewa, bertepatan dengan organizational meeting pertama Dewan HAM PBB tahun tersebut.
Penunjukan Indonesia berlangsung di tengah peringatan 20 tahun berdirinya Dewan HAM PBB.
Mandat ini menempatkan Indonesia pada posisi strategis untuk memimpin pembahasan agenda hak asasi manusia global sepanjang 2026, termasuk mengoordinasikan jalannya sidang dan proses kerja Dewan sesuai programme of work yang telah ditetapkan.
