Jakarta, FORTUNE - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, gejolak global akan menekan pertumbuhan ekonomi di dalam negeri. Kendati, ia cukup optimistis target pemerintah akan tetap tercapai.
Pada kuartal I 2026, ia menargetkan ekonomi masih akan tumbuh positif. “Menurut saya di atas 5,5 sudah bagus. Dalam keadaan sekarang ya. Jadi bukan saya optimis, saya melihat data. Dan saya tahu apa yang saya masukkan ke sistem perekonomian supaya ekonominya bergerak. Data-data itu adalah dampak dari kebijakan,” kata Purbaya di kantor Kemenkeu, Jumat (27/3).
Purbaya menegaskan bahwa proyeksi tersebut didasarkan pada data, bukan sekadar optimisme. Menurutnya, pergerakan ekonomi saat ini merupakan hasil dari berbagai kebijakan yang telah diterapkan sebelumnya. Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal IV 2025 mencapai 5,39 persen yoy.
Sementara itu, target Purbaya adalah mencapai pertumbuhan ekonomi mendekati 6 persen pada akhir tahun ini. “Tantangan kita berat, waktu kita enggak banyak, kita harus bereskan dan rapikan lagi organisasi kita sehingga dampaknya ke perekonomian semakin signifikan,” katanya.
Ia menjelaskan, pemerintah menjaga sistem perekonomian tetap berjalan dengan memastikan belanja negara dilakukan tepat waktu dan terus mendorong perbaikan iklim usaha.
“Tapi pada dasarnya kalau saya bisa jalankan mesin fiskal dan mesin moneter yang menggerakan swasta, tumbuh 6 persen harusnya tidak terlalu sulit,” katanya.
