Jakarta, FORTUNE - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menghimbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan LPG (Liquefied Petroleum Gas). Hal ini disebabkan mayoritas kebutuhan LPG nasional masih bergantung pada jalur impor.
“LPG yang kita harus butuh effort bersama-sama, kita tahu bahwa LPG kita 70 persen impor,” ujarnya di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (27/3).
Meski demikian, ia menyatakan bahwa sampai dengan hari ini, kapal-kapal yang mengangkut LPG masih on the track.
“Jadi insya Allah aman tapi kan bagaimanapun kondisi global ini membuat kita semua harus ikhtiar, sekali lagi saya mengatakan agar lebih bijaksana dalam memakai energi,” katanya.
Selain LPG, Bahlil juga mengatakan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) Indonesia masih dalam kondisi yang aman, dengan standar minimal yang memenuhi syarat. Pihaknya dan Pertamina telah merumuskan langkah langkah antisipatif yang dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok.
