Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Bank Muamalat (Dok Pinterest)
Bank Muamalat (Dok Pinterest)

Intinya sih...

  • Bank Muamalat didatangi sejumlah nasabah karena dugaan raibnya dana hingga miliaran rupiah

  • NPF Bank Muamalat naik menjadi 4,26 persen, mendekati batas aman yang ditentukan regulator

  • Bank Muamalat berkomitmen menyelesaikan kredit macet dan meningkatkan pelayanan untuk menjaga kepercayaan nasabah

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE — Sejumlah media sosial ramai membicarakan video viral terkait sekelompok nasabah yang mendatangi Kantor Pusat Bank Muamalat untuk menuntut kejelasan atas dugaan hilangnya dana hingga miliaran rupiah.

Melansir postingan @newsfromindonesia, ada seorang nasabah Bank Muamalat di Jakarta Selatan yang merasa kecewa atas hilangnya uang Rp37 miliar di rekening. Namun, pihak bank tidak ada memberikan solusi.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Perusahaan Bank Muamalat, Hayunaji menegaskan bahwa pihaknya menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik dengan tertib, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

NPF Bank Muamalat membengkak jadi 4,26 persen

Transaksi emas di Bank Muamalat (Dok Bank Muamalat)

Namun demikian, Hayunaji memberikan klarifikasi bahwa video yang beredar di media sosial tersebut berkaitan dengan keluhan nasabah pembiayaan bermasalah di Bank Muamalat. 

“Penanganan pembiayaan bermasalah tersebut telah dilakukan Bank Muamalat sesuai ketentuan dan mekanisme hukum yang berlaku dengan senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap peraturan,” kata Hayunaji melalui keterangan resmi kepada Fortune Indonesia di Jakarta, Senin (5/1).

Melansir laporan keuangan Bank Muamalat hingga September 2025, kualitas penyaluran pembiayaan Bank Muamalat yang tercermin dari rasio Non Performing Financing (NPF) tercatat membengkak. NPF gross dan NPF net bank syariah tertua ini berada di level 4,26 persen dan 3,67 persen. Angka tersebut mendekati batas aman yang ditentukan regulator sebesar 5 persen.

Namun demikian, ke depannya Bank Muamalat mengaku akan terus berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan kredit macet dan meningkatkan pelayanan terbaik untuk menjaga kepercayaan nasabah.

Editorial Team