Jakarta, FORTUNE — Isu 17 juta data pengguna Instagram bocor mencuat setelah jutaan pengguna platform media sosial milik Meta itu menerima email pengaturan ulang kata sandi yang tidak pernah mereka minta.
Lonjakan email reset password tersebut memicu kekhawatiran akan potensi pelanggaran data berskala besar, terutama karena terjadi hampir bersamaan dengan beredarnya basis data pengguna Instagram di forum kejahatan siber.
Firma keamanan siber Malwarebytes menyebut insiden ini kemungkinan berkaitan dengan dugaan kebocoran data yang melibatkan sekitar 17,5 juta akun Instagram. Meski demikian, Meta menegaskan tidak ada pelanggaran terhadap sistem internal Instagram dan menyatakan bahwa akun pengguna tetap aman.
