Tidak semua industri mengalami dampak AI dalam tingkat yang sama. Sektor dengan aktivitas berbasis data dan pekerjaan rutin dinilai lebih rentan terhadap otomatisasi dibanding pekerjaan yang membutuhkan interaksi manusia secara langsung.
Data yang dimuat dalam Majalah FORTUNE Indonesia edisi Mei 2026 menunjukkan sektor berbasis komputer dan keuangan menjadi area dengan potensi dampak AI yang cukup besar. Sebab, sebagian besar pekerjaan di sektor tersebut bisa diproses otomatis menggunakan teknologi berbasis data dan machine learning.
Beberapa sektor yang dinilai paling terdampak AI antara lain:
Komputer dan matematika
Bisnis dan keuangan
Administrasi perkantoran
Legal.
Sebagai contoh, perusahaan mulai memanfaatkan AI untuk menyusun laporan, menganalisis data konsumen, membuat ringkasan informasi, hingga menjawab pertanyaan pelanggan secara otomatis.
Meski begitu, otomatisasi tidak selalu berarti pekerjaan tersebut langsung hilang. Dalam banyak kasus, AI justru mengambil alih tugas-tugas tertentu, sehingga peran manusia bergeser menjadi lebih strategis dan berbasis pengambilan keputusan.
Jadi, pertanyaan yang lebih krusial adalah seberapa besar sebenarnya dampak AI terhadap setiap sektor pekerjaan?