Jakarta, FORTUNE - Yahoo secara resmi mengalihkan kepemilikan TechCrunch kepada Regent, sebuah perusahaan investasi. Pengumuman mengenai akuisisi ini disampaikan pada Jumat (21/3), meskipun nilai transaksi tidak diungkapkan ke publik.
Perpindahan kepemilikan ini menambah sejarah panjang TechCrunch, yang sebelumnya berada di bawah AOL, kemudian berpindah ke Verizon, sebelum akhirnya diakuisisi oleh Yahoo. Sementara itu, Regent baru saja mengakuisisi Foundry, perusahaan induk yang menaungi PCWorld, Macworld, InfoWorld, CIO, dan TechAdvisor.
Meski telah menjual TechCrunch ke Regent, Yahoo tetap mempertahankan kepemilikan minoritasnya di perusahaan tersebut. Proses akuisisi ini diperkirakan akan selesai dalam beberapa pekan ke depan.
Dengan pembelian ini, Regent semakin memperkuat eksistensinya di industri media, khususnya di bidang teknologi. Pembelian TechCrunch dilakukan hanya sehari setelah perusahaan ini mengakuisisi Foundry dari International Data Group (IDG). Dalam pernyataannya, Regent menegaskan bahwa langkah ini merupakan strategi untuk memperbesar bisnis media digitalnya.
“Kami antusias menyambut TechCrunch dan Foundry dalam portofolio kami. Sejak didirikan pada 2005, TechCrunch telah menjadi salah satu media utama dalam dunia startup. Kami ingin terus memperluas jangkauannya dalam menyajikan berita, analisis, serta opini mengenai industri teknologi global,” ujar Regent dalam pernyataan resminya, sebagaimana dikutip dari Variety, Rabu (26/3).
Regent memiliki portofolio media yang cukup luas, termasuk surat kabar dan majalah seperti Sunset, Defense News, Military Times, serta penyiar berita Cheddar TV. Dengan tambahan TechCrunch dan Foundry, perusahaan ini semakin memperkuat posisinya dalam ranah media teknologi.
Sebagai bagian dari proses transisi kepemilikan, TechCrunch akan berpindah ke kantor baru yang berlokasi di San Francisco dan New York, yang telah disiapkan oleh Regent. Meski demikian, Loizos menegaskan bahwa perubahan ini tidak akan mempengaruhi operasional, dan tim redaksi akan tetap bekerja seperti biasa.