BUSINESS

Mercedes-Benz Indonesia Rehabilitasi Terumbu Karang di Teluk Manado

1.280 terumbu karang ditanam dan dirawat bersama Reeformers.

Mercedes-Benz Indonesia Rehabilitasi Terumbu Karang di Teluk ManadoFounder Reeformers Rafael Angouw (kiri) dan CFO Mercedes Benz Distribution Indonesia Michael Koehler. (Doc: Mercedes Benz Indonesia)

by Hendra Friana

26 June 2023

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta , FORTUNE - PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MDBI) terlibat dalam rehabilitasi terumbu karang di perairan Teluk Manado, Sulawesi Utara, melalui kerja sama dengan Reeformers—NGO yang bergerak dalam bidang edukasi dan konservasi kehidupan bawah laut.

Kegiatan yang menjadi bagian kegiatan social responsibility (CSR) ini menegaskan komitmen Mercedes-Benz dalam kampanye Sustainability Land, Sea, Air melalui sejumlah upaya pelestarian sumber daya, daur ulang limbah hingga reduksi emisi karbon.

Presiden Direktur MBDI, Choi Duk Jun, mengatakan keberlanjutan (sustainability) merupakan satu dari empat fokus aspek dalam strategi bisnis Mercedes-Benz secara global—selain kemewahan (luxury), electrifikasi (electrification) dan digitalisasi (digitalization).

Kerja sama dengan Reeformers untuk transplantasi atau penanaman terumbu karang di Teluk Manado, menggambarkan keseriusan MDBI dalam menjalankan strategi tersebut. "Riset membuktikan bahwa terumbu karang dapat menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen untuk bumi," ujarnya dalam seremoni penyerahan terumbu karang di Pantai Malalayang, Manado, Jumat (23/6).

Pemilihan Reeformers sebagai mitra, kata Choi Duk Jun, didasarkan pada pertimbangan rekam jejaknya sebagai organisasi dengan dedikasi tinggi terharap keberlanjutan melalui konservasi kehidupan bawah laut.

"Sama seperti Mercedes-Benz, Reeformers juga memiliki tujuan yang sejalan dengan UN Sustainable Development Goals and kami sangat senang bisa berkontribusi dengan menanam terumbu karang di area milik Reeformers yang luar biasa ini," katanya.

Dalam kesempatan sama, pria yang akrab disapa DJ itu juga menyampaikan bahwa Mercedes-Benz memiliki visi yang disebut Ambition 2039 yang melaluinya perusahaan akan semakin konsisten dalam menemukan pendekatan holistik menuju masa depan mobilitas full-electric.

Pada tahun tersebut, Mercedes-Benz bertujuan untuk menjalankan rangkaian mobil dan van yang netral karbon di seluruh rantai nilai dan siklus hidupnya. Pada 2030, Mercedes-Benz juga berencana hanya memproduksi kendaraan-kendaraan yang sepenuhnya bertenaga listrik—di pasar-pasar yang kondisinya memungkinkan dan mengurangi jejak karbondioksida lebih dari separuh dari 2022. 

"Di tahun 2030, Mercedes-Benz bertujuan menggunakan energi terbarukan lebih dari 70 persen untuk energi yang dibutuhkan," imbuhnya.

Berikan dampak ekonomi 

Rafael Angouw, pendiri Reeformers, mengatakan kerja sama penanaman terumbu karang menunjukkan komitmen kuat Mercedes-Benz dalam isu keberlanjutan. Sebab, kelestarian terumbu karang sangat penting untuk mendukung ekosistem bawah laut.

Selain menyerap karbondioksida dan menyuplai oksigen, kelestarian ekosistem bawah laut juga akan memberikan multiplier effect yang besar bagi perekonomian masyarakat. Apalagi, lokasi penanaman akan masuk dalam kawasan Pantai Malalayang yang kini tengah dikembangkan sebagai tujuan wisata berstandar internasional dan berwawasan lingkungan. 

Pada 2022, Reeformers memulai proyek transplantasi terumbu karang dengan menanam sekitar 800 bibit di perairan Teluk Manado. Tahun ini, dengan bantuan MBDI, penanaman 1.280 terumbu karang dilakukan di lahan seluas 280 meter. "Meskipun kami menanam di lahan seluas 280 meter persegi tapi kami memiliki izin hingga lima ribu meter persegi," tuturnya.

Selain penanaman, juga akan berlaku perawatan berkelanjutan terhadap terumbu karang yang ditanam. Selain itu tiap terumbu karang tersebut juga akan dipantau secara berkala dan dilaporkan ke MBDI selaku pemilik (adopter).

"Kami berharap kemitraan dengan Mercedes-Benz bisa berlanjut untuk jangka waktu yang lama, dan ke depannya kami bisa melakukan kegiatan-kegiatan untuk membantu melestarikan lingkungan," katanya.