Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Pangsa Kendaraan Elektrifikasi Membesar, PTT Lubricants Pacu Produk Khusus EV dan Hybrid

3 min read
Pangsa Kendaraan Elektrifikasi Membesar, PTT Lubricants Pacu Produk Khusus EV dan Hybrid
PTT Lubricants memaparkan inovasi EVOTEC Technology pada ajang Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026. (Dok. Istimewa)
  • PT Sumber Suwarna Unisindo memperluas portofolio PTT Lubricants untuk kendaraan hybrid dan BEV, merespons pangsa kendaraan elektrifikasi Indonesia yang mencapai 28 persen hingga Agustus 2026.
  • Produk khusus mencakup oli hybrid, pelumas sistem penggerak EV, dan cairan pendingin baterai; formulasi hybrid memakai antioksidan lebih tinggi untuk mencegah lumpur oli akibat siklus mesin mati-nyala.
  • PTT Lubricants mengandalkan teknologi EVOTEC, edukasi konsumen, serta perluasan distribusi dan penjualan online yang kini menjangkau Sumatra, Jawa, Sulawesi, hingga Jayapura.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - Distributor resmi PTT Lubricants di Indonesia, PT Sumber Suwarna Unisindo, memperluas portofolio bisnisnya ke segmen kendaraan hybrid dan baterai (battery electric vehicle/BEV).

Inisiatif ini merespons lonjakan penetrasi kendaraan elektrifikasi di pasar domestik yang telah menyentuh 28 persen per Agustus 2026. Pengumuman tersebut disampaikan dalam ajang Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (9/10).

Direktur PT Sumber Suwarna Unisindo, Hannes Chang, menyatakan perkembangan teknologi baterai mendorong percepatan transformasi industri otomotif global. Perubahan ini membuka peluang baru bagi produsen pelumas dalam menghadirkan formulasi cair yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan modern.

“PTT pun sebenarnya dari 10 tahun yang lalu sudah melakukan investasi, melakukan riset dan pengembangan untuk keperluan membuat EV, terutama baterai,” ujar Hannes.

Berdasarkan data penjualan wholesales Gaikindo hingga Agustus 2026, pangsa pasar BEV di Indonesia mencapai 17 persen. Sementara itu, mobil hybrid konvensional (hybrid electric vehicle/HEV) menguasai 9,8 persen pasar. Jika memperhitungkan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), total porsi kendaraan elektrifikasi mencapai 28 persen.

Hannes memproyeksikan porsi kendaraan ramah lingkungan akan terus membesar. Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) turut menjadi pemicu dorongan konsumen beralih ke kendaraan berteknologi elektrifikasi.

“Dalam lima tahun ke depan itu akan mulai pelan-pelan 30–35 persen di pasaran itu mungkin yang EV dan hybrid,” kata Hannes.

Guna menangkap peluang pasar tersebut, PTT Lubricants menyiapkan rangkaian produk khusus. Portofolio perusahaan mencakup PTT Performa Synthetic Hybrid SAE 0W-20 untuk mobil hybrid, PTT EV Drive D1 SAE 75W-90 untuk sistem penggerak kendaraan listrik, serta PTT EV Coolant sebagai cairan pendingin baterai.

Sistem kerja mesin hybrid memiliki karakteristik berbeda dari mesin pembakaran internal konvensional (internal combustion engine/ICE). Siklus mati-nyala mesin hybrid secara otomatis memengaruhi dinamika suhu dan kerja pelumas. Oleh karena itu, formulasi pelumas hybrid memerlukan aditif antioksidan lebih tinggi demi mencegah pembentukan lumpur oli (sludge).

Selain varian elektrifikasi, PTT Lubricants mengandalkan teknologi EVOTEC yang menitikberatkan pada daya tahan (endurance), efisiensi (efficiency), dan lingkungan (environment). Pada produk PTT Performa Super Synthetic 0W-30, teknologi ini mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga 11 persen berdasarkan pengujian Sequence VI.

Teknologi EVOTEC juga diklaim menekan keausan timing chain hingga 20 persen dan cam wear sebesar 15 persen. Selain itu, formulasi ini memberikan perlindungan hingga 60 persen lebih baik terhadap risiko low-speed pre-ignition (LSPI).

Seluruh pengembangan produk disokong oleh fasilitas PTT Research & Technology Institute di Wang Noi, Thailand, yang beroperasi sejak 1993.

Dari sisi pemasaran, perusahaan memilih jalur pendekatan edukatif dan interaksi langsung dengan konsumen akhir.

“Strategi kami adalah kita banyak melakukan interaksi, sosialisasi dan edukasi dengan end consumer,” kata Hannes.

Penetrasi pasar juga didukung oleh perluasan jaringan distribusi melalui distributor, reseller, dan kanal penjualan online. Jangkauan pemasaran PTT Lubricants saat ini telah mencakup Sumatra, Jawa, Sulawesi, hingga Jayapura, Papua.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More