FINANCE

5 Tips Menggunakan Kartu Kredit dengan Bijak

Sikap bijak sangat dibutuhkan dalam penggunaan kartu kredit.

5 Tips Menggunakan Kartu Kredit dengan Bijakilustrasi kartu kredit (unsplash.com/rupixen)
29 September 2023
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE – Kartu kredit menawarkan banyak kemudahan bagi konsumen yang ingin bertransaksi tanpa menggunakan uang tunai. Meskipun praktis, fasilitas kartu kredit pada dasarnya sama seperti utang, oleh sebab itu ada baiknya Anda bijak menggunakannya agar tidak tidak konsumtif dan terlilit utang dalam jumlah besar. 

Kartu kredit sebenarnya adalah kartu utang  yang dikeluarkan oleh bank atau lembaga sejenis. Fasilitas ini diberikan kepada pemegang kartu untuk melakukan transaksi pembayaran tanpa menggunakan uang tunai.

Tertulis di laman sikapiuangmu.ojk.go.id, bahwa fungsi dari kartu kredit  di antaranya sebagai alat pembayaran, lalu membayar tagihan dari rekning rumah tangga, maupun sebagai cadangan keuangan yang diperlukan secara mendadak.

Namun, fasilitas ini tak hadir cuma-cuma, ada beban biaya tambahan yang harus dibayarkan pemilik kartu, dalam bentuk bunga, dan ditambahkan sebagai beban utang. Oleh sebab itu, tiap kartu kredit biasanya punya limit atau batas transaksi yang bisa dilakukan.

Untuk mendapatkan fasilitas kartu kredit, nasabah akan benar-benar di cek oleh pihak yang menerbikan kartu kredit ini. Hal ini diperlukan untuk menghindari risiko gagal bayar pemilik kartu kredit di kemudian hari.

Tak jarang, dengan proses penyaringan yang ketat saja, banyak kasus kredit macet terjadi dan menjadi masalah bagi para nasabah maupun lembaga yang mengeluarkan fasilitas kredit.

Dengan mengutip dari sejumlah sumber, berikut beberapa tips dalam menggunakan kartu kredit dengan bijak dan benar.

1. Pilih kartu kredit sesuai kebutuhan dan kemampuan

Bfi.co.id menyebutkan tips pertama untuk menggunakan kartu kredit secara bijak dimulai dari memilih hartu kredit sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. Bank menawarkan berbagai pilihan jenis kartu kredit yang dapat Anda gunakan dengan kemampuan dan kebutuhan.

Jika Anda merasa kepemilikan kartu kredit lebih diperuntukkan untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari, maka pilihlah kartu kredit yang banyak bekerja sama dengan merchant penyedia kebutuhan sehari-hari atau supermarket. Begitu juga bila kartu kredit dibutuhkan untuk travelling atau keperluan lainnya.

Hal ini nantinya juga akan berdampak pada pemilihan kartu kredit yang sesuai kemampuan bayar Anda tiap bulan, dalam hal ini adalah penentuan limit kredit.

Penggunaan limit kredit yang sesuai juga dibutuhkan agar penggunaan kartu kredit Anda tidak melebihi dari pendapatan per bulan yang Anda terima. Jangan pernah tergoda menaikkan limit, bila Anda belum benar-benar butuh atau berada di luar kemampuan batas bayar penghasilan Anda setiap bulan.

2. Perhatikan biaya dan fasilitas yang ditawarkan

Biaya penggunaan kartu kredit setiap lembaga yang memiliki layanan ini berbeda-beda dengan lainnya. Biaya ini biasanya terdiri dari biaya tahunan, biaya keterlambatan pembayaran tagihan, biaya bunga, biaya over limit, dan sebagainya.

Pastikan Anda mengetahui besaran presentase setiap biaya yang muncul dalam kartu kredit. Saat ini beberapa penyedia kartu kredit telah menawarkan cicilan bunga 0 persen, sehingga dapat meringankan cicilan per bulan yang harus Anda bayar.

Related Topics