Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Kolaborasi Virgil Abloh X Nike Hadir Lagi Lewat Air Force 1 "Sesame"
Dok. @Sneakermarketro/Instagram

Jakarta, FORTUNE - Sepeninggal Virgil Abloh, warisan kolaboratifnya bersama Nike terus hidup. Kini, lini Off-White x Nike Air Force 1 Low siap kembali ke pasar lewat varian warna terbaru bertajuk “Sesame”. Sneaker ini sebelumnya dikabarkan hanya akan dirilis di Qatar pada 2024. Namun, rencana eksklusivitas regional itu dibatalkan.

Melansir RobbReport (1/6), reseller Evren Sarak yang kini menjual beberapa pasang edisi awal, mengatakan “Sesame” dijadwalkan rilis secara lebih luas pada musim gugur mendatang.

Masih membawa DNA khas kolaborasi Off-White dan Nike—seperti jahitan kontras, foam terbuka, dan tulisan “Air” pada midsole—versi “Sesame” tampil serba khaki dengan aksen perak metalik di logo Swoosh serta gantungan berwarna jingga sebagai sentuhan kontras. Off-White x Nike Air Force 1 Low “Sesame” akan tersedia melalui aplikasi SNKRS dan sejumlah retailer pilihan dengan harga sekitar US$150.

Pertama kali hadir dalam warna putih sebagai bagian dari koleksi ikonis “The Ten”, Air Force 1 Low garapan Abloh telah hadir dalam sembilan varian warna, beberapa di antaranya dirilis dalam rangka pameran seni seperti “Figures of Speech” di Brooklyn Museum tahun 2022.

Melansir laman Sotheby's, kolaborasi antara Virgil Abloh dan Nike dimulai pada tahun 2017 lewat koleksi ikonis bertajuk “The Ten”, yang menampilkan dekonstruksi 10 siluet Nike, termasuk Air Jordan 1, Air Presto, dan Air Force 1. Proyek ini langsung mendapat pujian luas dan menandai momen penting dalam sejarah sneaker dan mode jalanan.

Koleksi revolusioner ini menjadi salah satu proyek tercepat dan paling ambisius Nike, hanya memakan waktu sekitar sepuluh bulan dari ide awal hingga peluncuran. Sepanjang prosesnya, Abloh diberi kebebasan penuh secara kreatif, menghasilkan sepuluh sneaker Nike yang kini masuk jajaran paling diburu sepanjang masa.

Abloh dikenal dengan filosofi “3 persen”—gagasan bahwa perubahan sekecil 3 persen pada sebuah desain cukup untuk menciptakan sesuatu yang benar-benar baru dan radikal. Koleksi “The Ten” dibagi menjadi dua pendekatan desain: “REVEALING” dan “GHOSTING”, di mana Abloh mendekonstruksi dan membangun ulang siluet ikonik Nike seperti Air Jordan 1, Air Presto, hingga Blazer. Dengan hanya bermodal seam ripper, pisau X-ACTO, dan selera humor khasnya, ia mengubah klasik yang dicintai menjadi karya postmodern yang tak terduga.

Editorial Team