Comscore Tracker
LUXURY

Rumah Lelang Sotheby’s Untung Besar Berkat Kolektor Muda dan NFT

Penjualan 2021 merupakan rekor tertinggi dalam 277 tahun.

Rumah Lelang Sotheby’s Untung Besar Berkat Kolektor Muda dan NFTIlustrasi pasar NFT. (Shutterstock/FellowNeko)

by Tanayastri Dini Isna KH

Jakarta, FORTUNE - Rumah lelang barang mewah dan seni rupa Sotheby’s sukses memecahkan rekor penjualan sejak berdiri ratusan tahun. Hal ini berkat kolektor generasi muda yang melek teknologi.

Penjualan Sotheby’s berhasil melesat 46 persen dibandingkan 2020, mencapai US$7,3 miliar pada 2021. Menariknya, ini merupakan penjualan tertinggi dalam 277 tahun sejarah berdiri.

“Masuknya kolektor yang lebih muda yang paham teknologi yang tertarik dengan NFT (seni, musik, puisi, bahkan cuitan) mendukung kesuksesan kami,” kata manajemen rumah lelang, dilansir dari Fortune.com, Jumat (17/12).

Berdasarkan data internal, sekitar 44 persen penawar Sotheby’s merupakan pendatang baru. Lalu, 80 persen dari seluruh penawar NFT juga orang baru di industri. Di antara para kolektor NFT, lebih dari separuhnya berusia di bawah 40.

NFT Pasar Menguntungkan

Meski porsi penjualan NFT belum sebesar karya seni fisik, aset digital itu telah menjadi pasar yang menguntungkan bagi rumah lelang.

Sotheby’s memulai penjualan NFT pertamanya pada April 2021. Lewat acara daring selama tiga hari itu, rumah lelang tersebut berhasil menjual NFT senilai US$16,8 juta. Penjualan itu berlangsung di platform lelang daring seni digital Nifty Gateway.

Pemilik rumah lelang pun mengambil langkah lebih jauh guna mengeksplor dunia NFT. Pada Oktober lalu, mereka membuka pasar NFT sendiri: Sotheby’s Metaverse.

Berkat penjualan pada April, audiens Sotheby’s di ranah virtual berkembang pesat. Selama 2021, penjualan NFT-nya mencapai US$100 juta. Total penjualan daringnya pun meroket menjadi US$800 juta—naik 52 persen ketimbang 2020.

Penjualan Terus Berlanjut

Memasuki September 2021, karya ‘Ape In!’ Sotheby’s dari Bored Ape Yacht Club (BAYC) dan Bored Ape Kennel Club (BACK) laris dengan total harga US$26 juta. Angka ini merupakan rekor tertinggi penjualan NFT di rumah lelang tersebut.

Bulan selanjutnya, Sotheby’s menjajakan NFT langka BYC bergambar kera berbulu emas seharga US$3,4 juta. Kesuksesan berlanjut pada November, saat perusahaan melelang karya seni fisik dan mengizinkan pembayaran menggunakan kripto.

Sotheby’s menjadi perantara penjualan dua karya seni milik seniman jalanan Inggris, Bansky. Secara kolektif, karyanya laris seharga 3.093 Ether (sekitar Rp56,8 juta).

Related Articles