Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Bursa Kripto (COIN) Raup Pendapatan Rp284,7 Miliar, Ini Penopangnya
PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) (indokriptokoinsemesta.co.id)
  • PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) mencatat laba bersih Rp49,10 miliar pada 2025, naik 14 persen dari tahun sebelumnya berkat pendapatan yang melonjak hingga Rp284,7 miliar.
  • Segmen perdagangan derivatif tumbuh pesat 7.623 persen YoY menjadi Rp60,17 miliar dan menyumbang lebih dari seperlima total pendapatan COIN sepanjang tahun 2025.
  • COIN berhasil menurunkan liabilitas menjadi Rp53,71 miliar serta meningkatkan total aset ke Rp1,6 triliun, didorong oleh stabilnya aktivitas operasional dan kuatnya transaksi derivatif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) meraup laba bersih sepanjang tahun lalu sebesar sebesar Rp49,10 miliar, atau meningkat 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan laba bersih ini bersamaan dengan naiknya pendapatan perseroan seebsar 181,12 persen menajdi Rp284,7 miliar. Pada periode tersebut, segmen perdagangan derivatif berhasil mencatatkan pertumbuhan yang signifikan. Pendapatan dari segmen derivatif naik signifikan, yakni 7.623 persen year on year (YoY) menjadi Rp60,17 miliar, dan memberikan kontribusi sebesar 21,13 persen terhadap keseluruhan pendapatan. Seiring dengan hal itu, COIN membukukan EBITDA Rp131,05 miliar, terbang 156,29 persen secara tahunan.

Direktur Utama PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), Ade Wahyu, menjelaskan 2025 merupakan tahun yang baik bagi industri aset kripto. Kondisi pasar yang bergerak positif sepanjang tahun telah mendorong volume transaksi yang pada akhirnya berdampak langsung pada kinerja fundamental perseroan.

"Tren pasar aset kripto pada 2025 memberikan dampak positif terhadap kinerja kedua anak perusahaan kami, yakni Bursa Kripto PT Central Finansial X (CFX) dan Lembaga Kustodian PT Kustodian Koin Indonesia (ICC). Jumlah konsumen yang terus bertambah, serta adopsi yang semakin positif," kata diaa dalam siaran pers, Rabu (1/4).

Sejalan dengan kinerja profitabilitas tersebut, COIN juga memperbaiki posisi neraca keuangannya. Emiten perdagangan asset kripto ini mampu menurunkan jumlah liabilitas menjadi Rp53,71 miliar, dari sebelumnya Rp234,99 miliar. Meski demikian, total asset meningkat lima persen menjadi Rp1,6 triliun.

"Peningkatan jumlah aset ini didorong oleh kegiatan operasional perusahaan yang stabil, salah satunya bersumber dari kuatnya transaksi segmen derivative," jelasnya.

Sedangkan tahun ini, Ade memperkirakan pasar kripto akan bergerak lebih dinamis seiring ketidakpastian ekonomi makro dan sentiment geopolitik. Namun hal ini justru dinilai sebagai peluang untuk tumbuh, konsumen dapat memanfaatkan kripto sebagai instrument lindung nilai.

"Kami juga akan terus memperkuat portofolio usaha dan berupaya menangkap peluang baru untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.

Editorial Team

EditorEkarina .