Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Dividen Chandra Asri Pacific (TPIA), Cek Jadwal dan Nilainya
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) (chandra-asri.com)
  • TPIA menetapkan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar USD30 juta atau Rp6,07341 per saham.

  • Dividen setara Rp531,57 miliar dengan dividend yield sekitar 0,19 persen dan payout ratio 2,75 persen.

  • Usai pengumuman dividen, saham TPIA turun 14,74 persen ke Rp2.660 per saham di tengah kenaikan BI Rate dan pelemahan IHSG.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE — PT Chandra Asri Pacific Tbk menetapkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar 30 juta dolar AS atau setara Rp6,07341 per saham. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan pada 13 Mei 2026.

Pembagian dividen Chandra Asri Pacific (TPIA) dilakukan setelah perseroan membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar 1,09 miliar dolar AS hingga akhir 2025.

Emiten petrokimia milik Grup Barito tersebut juga mencatat total ekuitas senilai 4,6 miliar dolar AS dan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar 1,7 miliar dolar AS.

Nilai dividen Chandra Asri Pacific (TPIA)

Mengacu pada dokumen keterbukaan informasi bernomor 108/LCM-DOC/CAP/V/2026, total nilai dividen tunai yang dibagikan TPIA mencapai 30 juta dolar AS. Jika menggunakan kurs tengah Bank Indonesia per 20 Mei 2026 sebesar Rp17.719 per dolar AS, nilai dividen tersebut setara sekitar Rp531,57 miliar.

Sementara itu, dengan harga saham TPIA di level Rp3.120 pada penutupan perdagangan 19 Mei 2026, estimasi dividend yield berada di kisaran 0,19 persen.

Perseroan juga mencatat estimasi payout ratio sekitar 2,75 persen dari total laba bersih tahun berjalan. Angka tersebut menunjukkan sebagian besar laba masih dialokasikan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi usaha.

Jadwal dividen Chandra Asri Pacific (TPIA)

Investor yang ingin memperoleh hak dividen perlu memperhatikan jadwal cum dividen dan recording date yang telah ditetapkan perseroan. Pembayaran dividen akan dilakukan melalui Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) untuk investor yang menyimpan saham dalam penitipan kolektif.

Perseroan menyampaikan dividen tunai akan dikenakan pajak sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku, baik untuk investor domestik maupun asing.

Tabel jadwal dividen Chandra Asri Pacific (TPIA)

Keterangan

Jadwal

Cum dividen pasar reguler dan negosiasi

25 Mei 2026

Ex dividen pasar reguler dan negosiasi

26 Mei 2026

Cum dividen pasar tunai

29 Mei 2026

Ex dividen pasar tunai

2 Juni 2026

Recording date

29 Mei 2026 pukul 16.00 WIB

Pembayaran dividen

17 Juni 2026

-

Pergerakan saham TPIA setelah pengumuman dividen

Harga saham TPIA mengalami tekanan setelah perseroan mengumumkan rencana pembagian dividen tunai kepada pemegang saham. Pada penutupan perdagangan Rabu (20/5/2026), saham TPIA anjlok 14,74 persen ke level Rp2.660 per saham dari sebelumnya Rp3.120 per saham.

Sepanjang perdagangan, saham emiten petrokimia milik Prajogo Pangestu itu bergerak fluktuatif di rentang Rp2.660 hingga Rp2.930 per saham. Aktivitas perdagangan TPIA juga terpantau tinggi dengan frekuensi transaksi mencapai 26.844 kali dan volume lebih dari 2,17 juta lembar saham.

Tekanan terhadap saham TPIA terjadi bersamaan dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta koreksi sektor basic industry yang turun 4,67 persen. Sentimen pasar turut dipengaruhi kenaikan BI Rate sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen yang diumumkan Bank Indonesia.

Meski harga saham terkoreksi, fundamental perseroan masih menunjukkan perbaikan. TPIA mencatat lonjakan pendapatan sebesar 286,36 persen menjadi USD2,04 miliar pada kuartal I-2026 dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Perseroan juga membukukan laba bersih sebesar USD146,13 juta setelah mencatat rugi bersih pada kuartal I-2025.

Kinerja keuangan TPIA sepanjang 2025

TPIA membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar USD1,09 miliar atau sekitar Rp19,3 triliun hingga 31 Desember 2025. Selain mencatat lonjakan laba, perseroan juga memiliki saldo laba ditahan sebesar USD1,7 miliar serta total ekuitas mencapai USD4,6 miliar.

Rincian kinerja keuangan perseroan meliputi:

  • Saldo laba ditahan USD1.708.336.000 (1,7 miliar dolar AS)

  • Total ekuitas  USD4.656.915.102 (4,6 miliar dolar AS)

Kinerja keuangan yang solid tersebut menjadi salah satu faktor pendukung keputusan perseroan untuk membagikan dividen tahun buku 2025.

Profil Chandra Asri Pacific

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) merupakan perusahaan petrokimia terintegrasi milik konglomerat Prajogo Pangestu. Perseroan ini sebelumnya bernama PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, didirikan pada 2 November 1984 dengan nama PT Tri Polyta Indonesia.

TPIA bergerak di sektor industri kimia, energi, dan infrastruktur dengan bisnis utama produksi olefin, polyolefin, hingga bahan kimia pendukung industri. Produk petrokimia TPIA digunakan dalam berbagai sektor industri, mulai dari pengemasan, otomotif, elektronik, hingga pipa dan manufaktur.

Bisnis TPIA juga terintegrasi dengan sektor infrastruktur dan energi dalam ekosistem Barito Group.

FAQ seputar dividen Chandra Asri Pacific (TPIA)

Berapa dividen TPIA tahun buku 2025?

TPIA membagikan dividen tunai sebesar 30 juta dolar AS atau Rp6,07341 per saham.

Kapan cum dividen TPIA?

Cum dividen pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 25 Mei 2026, sedangkan pasar tunai pada 29 Mei 2026.

Kapan pembayaran dividen TPIA dilakukan?

Pembayaran dividen dijadwalkan pada 17 Juni 2026.

Berapa estimasi dividend yield TPIA?

Dengan harga saham Rp3.120, estimasi dividend yield berada di kisaran 0,19 persen.

Apa bisnis utama TPIA?

TPIA bergerak di sektor petrokimia dan kimia dasar.

Editorial Team