Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Dongkrak Portofolio Ekspor, Multi Bintang Indonesia Bidik Pasar Negeri Kanguru
(ki-ka) Merrijantij Punguan Pintaria, Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian, Kementerian Perindustrian; Roland Bala, President Director, PT Multi Bintang Indonesia Tbk. (Dok. Istimewa)
  • PT Multi Bintang Indonesia mengirim enam kontainer BINTANG Radler ke Australia sebagai langkah awal memperluas ekspor di luar produk andalan BINTANG Pilsener.
  • Ekspansi ini melanjutkan uji pasar sukses pada 2025 dan menandai peningkatan ekspor hingga tiga kali lipat, dengan distribusi melalui Liquorland, Dan Murphy’s, dan BWS mulai Agustus 2026.
  • Penjualan bersih MLBI triwulan I-2026 naik 13,2 persen menjadi Rp758,54 miliar, didorong pertumbuhan penjualan domestik dan peningkatan ekspor ke pihak ketiga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Banten, FORTUNE - Emiten produsen minuman, PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI), kian agresif memperluas penetrasi pasar internasional. Perusahaan resmi mengapalkan enam kontainer produk BINTANG Radler ke Australia pada Selasa (19/5). Langkah ini menjadi tumpuan baru perusahaan dalam memperkokoh portofolio ekspor di luar produk andalan mereka, BINTANG Pilsener.

Presiden Direktur Multi Bintang Indonesia, Roland Bala, mengungkapkan ekspansi pasar ini merupakan kelanjutan dari hasil positif uji pasar terbatas pada Desember 2025 silam. Kala itu, varian BINTANG Radler mendapat sambutan hangat dari konsumen di Australia.

“Langkah ini juga mencerminkan peningkatan signifikan dalam skala ekspor perusahaan, dengan pertumbuhan hingga tiga kali lipat dibandingkan periode sebelumnya,” kata Roland dalam acara pelepasan ekspor MLBI di Tangerang, Banten, Selasa (19/5).

Menurut Roland, Australia sejauh ini menjadi salah satu pangsa pasar dengan basis konsumen BINTANG yang kuat melalui produk BINTANG Pilsener. Kini, kiblat minat konsumen di sana mulai berkembang ke varian yang lebih ringan dan menyegarkan seperti BINTANG Radler.

Guna memuluskan penetrasi pasar, produk BINTANG saat ini sudah tersedia di ratusan gerai Liquorland di Australia. Tidak berhenti di situ, mulai Agustus 2026, jangkauan distribusi produk akan diperluas secara nasional menyasar jaringan ritel Dan Murphy’s dan BWS.

Direktur Supply Chain Multi Bintang Indonesia, Jemmy Cahyono, menyebut BINTANG Radler sengaja dipasang sebagai pintu masuk untuk merangkul ceruk konsumen baru di Australia.

“Karena itu kami melihat BINTANG Radler sebagai entry point yang relevan karena karakter produknya ringan, menyegarkan, dan mudah dinikmati secara luas,” katanya.

Jemmy menjamin produk yang dikirim ke Australia ini mengusung jaminan mutu yang sama dengan produk yang dipasarkan di Indonesia. Standardisasi ketat tersebut mencakup aspek kualitas bahan baku, proses produksi, hingga material pengemasan.

“Standar yang kami gunakan di Indonesia juga menjadi standar di pasar internasional,” ujarnya.

Dalam operasi komersial ini, MLBI menggandeng distributor lokal di bawah naungan Heineken Group. Hal ini dilakukan guna memastikan strategi pemasaran yang dijalankan sesuai dengan karakteristik pasar setempat.

Kendati demikian, manajemen masih bersikap hati-hati dalam menentukan target penjualan BINTANG Radler di Australia. Sembari memantau grafik permintaan, jalannya roda produksi akan disesuaikan secara berkala mengingat ini merupakan tahun perdana pelemparan produk tersebut ke pasar Australia.

“Fokus kami saat ini adalah memastikan pertumbuhan berjalan sesuai respons konsumen,” kata Jemmy.

Hingga saat ini, sumbangsih divisi ekspor terhadap total penjualan perseroan memang masih relatif mini. Fokus utama bisnis MLBI sejauh ini tetap bertumpu pada pasar domestik. Walau begitu, upaya menancapkan kuku bisnis di kancah global terus berjalan.

BINTANG Pilsener telah lebih dulu diekspor ke Belanda sejak 2013 dan Amerika Serikat sejak 2019, di samping merambah kawasan Asia-Pasifik. Pada 2024, portofolio ekspor kian gemuk melalui kehadiran BINTANG Crystal di Timor Leste.

Di sisi lain, rapor keuangan perseroan menunjukkan grafik pertumbuhan positif pada awal tahun ini. Penjualan bersih MLBI pada triwulan I-2026 menembus Rp758,54 miliar, atau terkerek 13,2 persen dibandingkan dengan raihan Rp669,96 miliar pada periode sama tahun lalu.

Sinyal positif ini terutama ditopang oleh kinerja penjualan domestik yang melonjak menjadi Rp756,24 miIiar dari Rp668,18 miIiar sebelumnya. Sementara itu, omzet penjualan ekspor ke pihak ketiga tercatat meningkat menjadi Rp914 juta dibanding Rp443 juta pada kuartal I-2025.

Bila ditinjau berdasarkan kategori produk, lini penjualan minuman beralkohol tetap menjadi ladang penerimaan terbesar dengan sumbangan Rp674,11 miIiar, naik dari Rp598,44 miIiar pada tahun sebelumnya. Adapun omzet penjualan produk non-alkohol turut meningkat menjadi Rp84,43 miIiar dari semula Rp71,51 miIiar.

Editorial Team