Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Dukung Program MBG, Estika Tata Tiara (BEEF) Impor 250 Sapi Perah

Dukung Program MBG, Estika Tata Tiara (BEEF) Impor 250 Sapi Perah
ilustrasi sapi (unsplash.com/Daniel Quiceno M)
Intinya Sih

  • BEEF merealisasikan impor 250 sapi perah untuk mendukung program MBG.

  • Ternak ditempatkan di BBPTU Baturaden dengan dukungan lahan pakan 178.214 meter persegi.

  • BEEF menyiapkan investasi Rp319,37 miliar untuk ekspansi usaha terkait susu dan cold storage.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, FORTUNE — PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) merealisasikan impor 250 ekor sapi perah sebagai bagian dari penguatan kapasitas produksi susu segar nasional. Kedatangan ternak tersebut diumumkan dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 16 Februari 2026.

Dalam siaran persnya, perseroan menyampaikan telah menerima 250 ekor sapi perah impor yang sebelumnya tiba di Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap, Jawa Tengah, pada 2 Februari 2026. Langkah ini dikaitkan dengan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah.

Program MBG sejak Januari 2025 menargetkan 20 juta penerima manfaat dengan estimasi kebutuhan susu sekitar 4 juta ton per tahun. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pemerintah menargetkan impor 400 ribu sapi pada 2025, dengan sekitar separuhnya merupakan sapi perah, sebagai bagian dari target penambahan populasi 2 juta sapi dalam lima tahun.

Skema impor dan kerja sama strategis

Manajemen BEEF menyatakan pengadaan sapi perah induk dilakukan melalui kemitraan dengan PT Lunar Chemplast.

“Pengadaan sapi perah ini terlaksana melalui kerja sama strategis dengan PT Lunar Chemplast sebagai mitra dalam proses pengadaan dan importasi,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (18/2).

Kerja sama tersebut ditujukan untuk memastikan kualitas ternak memenuhi standar kesehatan, produktivitas, serta keberlanjutan operasional perseroan. Selain itu, langkah ini menjadi bagian dari strategi bisnis untuk meningkatkan kapasitas produksi susu segar dalam negeri.

Karantina dan penempatan di Baturaden

Setibanya di Pelabuhan Tanjung Intan, sapi perah menjalani masa karantina sekitar dua minggu sesuai prosedur kesehatan hewan yang berlaku. Setelah itu, ternak ditempatkan di kawasan Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul (BBPTU) Manggala, Baturaden, Kabupaten Banyumas.

Perseroan menyiapkan fasilitas kandang seluas sekitar 1.709 meter persegi dengan dukungan lahan 1.448 meter persegi. Lokasi Baturaden yang berada di dataran tinggi dengan iklim relatif sejuk dinilai mendukung stabilitas produksi susu dan kesejahteraan hewan.

Dalam pengelolaan operasional, BEEF bekerja sama dengan BBPTU Baturaden untuk memastikan penerapan standar manajemen peternakan, termasuk aspek teknis pemeliharaan, pengawasan kesehatan ternak, serta pengembangan sistem produksi berkelanjutan.

Penguatan rantai pasok pakan

Untuk mendukung produktivitas ternak, perseroan menanam tanaman hijauan pakan di lahan seluas 178.214 meter persegi di Desa Tumiyang, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas.

Area tersebut berada di ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut dengan kondisi agroklimat yang mendukung pertumbuhan pakan berkualitas.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan rantai pasok pakan sekaligus menjaga nutrisi dan produktivitas sapi perah dalam jangka panjang.

Ekspansi usaha dan proyeksi kontribusi

Selain impor sapi perah, BEEF sebelumnya mengumumkan rencana penambahan kegiatan usaha baru untuk mendukung MBG, meliputi segmen susu sapi, cold storage, serta usaha penggemukan kerbau.

Tiga lini usaha tersebut diproyeksikan berkontribusi terhadap penjualan sebesar Rp83,33 miliar pada 2026 dan meningkat menjadi Rp180,76 miliar pada 2027, atau tumbuh 116,92 persen.

Total investasi yang disiapkan untuk ekspansi ini mencapai Rp319,37 miliar. Komposisinya terdiri atas 60 persen atau Rp191,62 miliar dari pinjaman bank dan 40 persen atau Rp127,75 miliar dari modal sendiri.

Profil singkat perseroan

PT Estika Tata Tiara Tbk merupakan perusahaan agribisnis terintegrasi yang bergerak di pengembangan dan pengolahan produk peternakan. Perseroan menerapkan standar operasional modern serta prinsip keberlanjutan dalam menjalankan kegiatan usahanya.

Melalui impor 250 sapi perah dan penguatan ekosistem peternakan terintegrasi di Banyumas, BEEF menempatkan diri dalam rantai pasok susu nasional yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan program MBG.

FAQ seputar BEEF impor sapi perah untuk program MBG

Berapa jumlah sapi perah yang diimpor BEEF?

BEEF mengimpor 250 ekor sapi perah melalui Pelabuhan Tanjung Intan.

Untuk apa impor sapi perah dilakukan?

Impor dilakukan untuk mendukung kapasitas produksi susu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Berapa nilai investasi ekspansi usaha BEEF?

Total investasi ekspansi mencapai Rp319,37 miliar dengan kombinasi utang bank dan modal sendiri.

Share
Topics
Editorial Team
Yunisda Dwi Saputri
EditorYunisda Dwi Saputri
Follow Us

Latest in Market

See More