Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

IPO Saham Turun, Trimegah Sekuritas Fokus Kawal Pencatatan Obligasi

IPO Saham Turun, Trimegah Sekuritas Fokus Kawal Pencatatan Obligasi
Direktur PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), David Agus di Konferensi Pers IPO PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS), Jumat (10/7).
Intinya Sih
  • Trimegah Sekuritas mengalihkan fokus ke penerbitan obligasi dan sukuk hingga akhir 2026 karena aktivitas IPO saham menurun akibat kondisi pasar yang bergejolak.
  • Hingga Juli 2026, TRIM telah mendampingi dua emiten dalam IPO, yaitu Nitrasanata Dharma dari sektor kesehatan dan Rans Entertainment Indonesia dari sektor barang konsumsi siklikal.
  • Sepanjang kuartal pertama 2026, TRIM mengawal 15 penerbitan obligasi korporasi dari berbagai perusahaan besar dan kini menempati posisi tiga teratas dalam pencatatan obligasi nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) berokus pada penerbitan obligasi dan sukuk di sisa waktu 2026, selaras dengan menurunnya aktivitas pencatatan atau IPO di pasar ekuitas di tengah kondisi yang bergejolak.

Direktur Investment Banking TRIM, David Agus, mengatakan, per Jumat (10/7), perseroan sudah mengawal pencatatan saham dari dua emiten, yakni PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) dari sektor kesehatan dan PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) dari sektor barang konsumen non-primer atau siklikal.

"Untuk saat ini, belum ada lagi di pipeline [terkait IPO saham]. Mungkin ada satu yang mempertimbangkan , tapi belum firm juga, masih melihat kondisi pasar," kata David ketika ditemui di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), selepas IPO RANS, Jumat pagi.

Di pasar ekuitas, menurutnya penurunan pencatatan terjadi karena dua hal, yakni: kondisi pasar yang kurang kondusif dan seleksi regulator yang semakin ketat. Jika dilihat dari pergerakan IHSG, pelemahannya telah mencapai 31,72 persen selama perdagangan 2026, per 10 Juli 2026.

Ia memproyeksikan pasar IPO saham akan kembali bergairah pada akhir tahun. "Pipeline IPO memang ramainya Juni, karena biasanya memang pakai buku Desember. Tapi, mungkin sebagian [calon emiten ingin] pakai [laporan keuangan] buku Juni. Memang ada siklusnya," jelasnya.

Lebih lanjut, saat ini justru lebih banyak rencana penerbitan obligasi di antrean atau pipeline IPO TRIM. Sepanjang kuartal-I 2026 saja, terdapat 15 penerbitan obligasi korporasi yang dikawal oleh TRIM. Beberapa di antaranya: Bumi Resources, Sinar Mas Grou Resources & Technology, OKI Pul & Paper Mills, Jasa Marga, RMKE Energy, Energi Mega Persada, Tower Bersama Infrastructure, SAN Finance, Raharja Energi Cepu, Bank BRI, Dian Swastatika Sentosa, hingga Chandra Asri Pacific.

"Awal tahun, pipeline [penerbitan] obligasi kami juga banyak. Meskipun bunga cenderung naik, tapi kan memang tetap ada kebutuhan," ujar David.

Hingga Juni 2026, terdapat belasan penerbitan obligasi yang TRIM laksanakan. Dari segi pangsa pasar, David mengeklaim saat ini perseroan berada di posisi tiga teratas dalam hal pencatatan obligasi.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria

Related Articles

See More