Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Ilustrasi hubungan IHSG dan MSCI terhadap pergerakan pasar saham Indonesia
Ilustrasi hubungan IHSG dan MSCI yang memengaruhi pergerakan pasar saham Indonesia. (AI Generated)

Jakarta, FORTUNE - Penyedia indeks global multiaset, MSCI, mengumumkan hasil evaluasi indeks periode Februari 2026. Ada 3 saham emiten Indonesia yang terdampak.

MSCI meniadakan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dari MSCI Indonesia Index, bagian dari indeks standar global MSCI Global Standard Indexes. Lebih lanjut, tak ada penambahan saham Indonesia baru ke indeks tersebut.

"Saham INDF ditambahkan dalam MSCI Global Small Cap Indexes, MSCI Indonesia Index," demikian pengumuman resmi MSCI pada Rabu (11/2) dini hari WIB.

Sejalan dengan itu, MSCI turut menghapus saham PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) dan PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) dari MSCI Indonesia Index pada MSCI Global Small Cap Indexes.

Perubahan hasil evaluasi indeks itu akan berlaku efektif mulai 27 Februari 2026.

Setelah ini, MSCI akan kembali melakukan evaluasi indeks periode Mei 2026. Pengumuman hasil penyesuaian itu akan dilakukan pada 12 Mei 2026. Sementara itu, tanggal efektif dari evaluasi periode itu akan berlaku efektif pada 1 Juni 2026.

Seiring dengan pengumuman evaluasi MSCI tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dan ditutup menguat 1,60 persen ke level 8.261,89 pada akhir perdagangan sesi I, Rabu. Penguatan itu ditopang oleh kenaikan signifikan pada sektor energi (+5,19 persen), cyclicals (+4,62 persen), dan perindustrian (+3,68 persen).

Tim riset Phintraco Sekuritas menilai, secara teknikal, terlihat penyempitan negative histogram yang disertai pergerakan stochastic RSI naik dari area oversold. "Kondisi tersebut membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan technical rebound pada sesi kedua, dengan estimasi pergerakan di kisaran 8.225-8.275," demikian dikutip dari riset tim Phintraco Sekuritas.

Dikutip dari IDX Mobile, pada Rabu pukul 14.02 WB, IHSG masih menguat 1,23 persen ke level 8.231,59.

Editorial Team