Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

5 Keuntungan Diversifikasi Investasi Pakai ETF Dibanding Saham

5 Keuntungan Diversifikasi Investasi Pakai ETF Dibanding Saham
ilustrasi saham (pexels.com/AlphaTradeZone)
Intinya Sih
  • ETF memudahkan diversifikasi karena satu transaksi memberi eksposur ke berbagai aset, perusahaan, sektor, atau negara, sehingga dampak penurunan satu emiten lebih terbatas.
  • Investor ETF tidak perlu menganalisis banyak emiten satu per satu karena produk ini umumnya mengikuti indeks atau sektor tertentu, namun tetap terpengaruh fluktuasi pasar.
  • ETF diperdagangkan secara real time seperti saham dan umumnya berbiaya pengelolaan lebih rendah dari reksa dana aktif, meski memiliki expense ratio serta biaya transaksi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Salah satu keuntungan diversifikasi investasi ETF dibandingkan saham adalah investor tidak perlu membeli banyak saham secara terpisah untuk membangun portofolio. Dengan membeli satu unit ETF, investor secara tidak langsung memiliki bagian dari seluruh aset tersebut.

Sementara itu, membeli saham berarti memiliki kepemilikan pada satu perusahaan. Akibatnya, penurunan kinerja perusahaan dapat langsung berdampak pada nilai investasi.

Nah, apa saja keuntungan diversifikasi investasi ETF dibandingkan saham? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

1. Diversifikasi lebih mudah dalam satu transaksi

ETF menawarkan diversifikasi yang lebih praktis karena kinerja investasi tidak bergantung pada satu perusahaan saja. Di dalam satu ETF terdapat berbagai aset, seperti saham dan obligasi. Apabila terjadi penurunan kinerja salah satu aset, tidak serta-merta memberikan dampak besar terhadap keseluruhan investasi.

Meski begitu, bukan berarti ETF bebas risiko. Nilainya tetap dipengaruhi oleh pergerakan pasar. Ketika pasar secara keseluruhan melemah, nilai aset yang terdapat dalam ETF juga dapat turun.

2. Risiko lebih tersebar dibanding saham individual

ETF memberikan eksposur ke banyak perusahaan, sektor, bahkan negara dalam satu produk. Karena itu, kinerja investasi tidak bergantung pada satu emiten.

Misalnya, penurunan saham satu perusahaan teknologi dapat berdampak lebih terbatas pada ETF sektor teknologi. Pasalnya, masih terdapat saham perusahaan lain di dalam ETF.

Namun, ETF tetap dapat mengalami fluktuasi. Jika indeks atau sektor yang menjadi acuannya melemah, nilai ETF juga berpotensi turun.

3. Tidak perlu menganalisis banyak emiten

Keuntungan diversifikasi investasi ETF dibandingkan saham berikutnya adalah pendekatan lebih praktis. Berbeda dengan saham, investor tidak perlu melakukan riset terhadap banyak perusahaan sekaligus, mulai dari fundamental hingga prospek bisnis dan kondisi industri.

ETF umumnya mengikuti indeks atau sektor tertentu. Karena itu, investor cukup memahami karakteristik indeks atau sektor yang menjadi acuannya tanpa perlu menganalisis setiap emiten satu per satu.

4. Pergerakan harga tetap fleksibel seperti saham

Walaupun berisi kumpulan aset, ETF diperdagangkan di bursa layaknya saham. Investor dapat membeli maupun menjual unit ETF selama jam perdagangan berlangsung. Jadi, harga bergerak secara real time mengikuti mekanisme pasar.

Fleksibilitas ini menjadi salah satu keunggulan diversifikasi pakai ETF dibanding produk investasi lain. Likuiditas ETF juga didukung oleh mekanisme perdagangan di bursa, sehingga investor dapat menyesuaikan waktu transaksi.

5. Biaya pengelolaan umumnya lebih rendah

Sebagian besar ETF dikelola secara pasif dengan mengikuti indeks tertentu. Karena itu, biaya pengelolaan umumnya lebih rendah dibandingkan reksa dana aktif.

Namun, ETF tetap memiliki expense ratio yang tidak dikenakan pada investasi saham individual. Investor juga perlu memperhitungkan biaya transaksi saat membeli atau menjual ETF melalui perusahaan sekuritas.

Ingin mempelajari ETF sebagai instrumen investasi secara mendalam? Topik ini akan dikupas Pandeka Perkasa dari US ETF dalam sesi The Blink of ETF: Security, Stability, Opportunity di Fortune Indonesia Investment Forum 2026.

Fortune Indonesia Investment Forum 2026 adalah forum investasi premium yang dirancang untuk membantu investor memahami tren ekonomi global dan menyusun strategi investasi dengan lebih terarah.

Selama satu hari penuh, Anda akan mempelajari strategi investasi lintas aset, mulai dari saham, fixed income, kripto dan aset digital, private capital, komoditas, hingga real assets.

Benefit yang didapatkan:

  • Insight dari investor, ekonom, dan investment expert terkemuka.
  • Pembahasan tren ekonomi global serta peluang investasi lintas aset.
  • Networking dengan investor, profesional, dan pelaku industri.
  • Akses rekaman sesi hingga 10 hari (Regular Pass) atau 30 hari (VIP Pass).
  • Langganan Majalah Fortune selama satu tahun.
  • Makan siang dan 2 kali coffee break.
  • Akses ke BaZi Reading booths.
  • Khusus VIP Pass: jalur registrasi eksklusif, tempat duduk premium di barisan depan, akses VIP Lounge, area makan siang eksklusif, serta sesi tanya jawab prioritas dengan para pembicara.

Daftar sekarang dan dapatkan tiket di sini: Fortune Indonesia Investment Forum 2026

Keterbatasan investasi ETF

Meski menawarkan diversifikasi, ETF tetap memiliki risiko yang harus dicermati. Diversifikasi dapat mengurangi risiko dari satu perusahaan, tetapi tidak menghilangkan risiko pasar. Pada ETF yang berfokus pada sektor tertentu, diversifikasinya juga lebih terbatas karena hanya mencakup kelompok saham tertentu.

Karena itu, pilihan antara ETF dan saham perlu disesuaikan dengan tujuan investasi, profil risiko, dan strategi masing-masing investor. ETF dapat menjadi pilihan bagi investor yang menginginkan diversifikasi dalam satu produk. Saham individual menawarkan eksposur langsung terhadap satu perusahaan dengan potensi keuntungan dan risiko yang terkonsentrasi.

Demikian 5 keuntungan diversifikasi investasi ETF dibandingkan saham yang bisa jadi bahan pertimbangan. Semoga bermanfaat.

FAQ seputar keuntungan diversifikasi investasi menggunakan ETF

Apa keuntungan utama ETF dibanding saham?

ETF memberikan diversifikasi ke banyak aset dalam satu transaksi.

Apakah ETF bebas risiko?

Tidak, ETF tetap memiliki risiko pasar meski risiko spesifik perusahaan lebih rendah.

Mengapa ETF dianggap lebih praktis?

Investor tidak perlu menganalisis banyak emiten karena ETF umumnya mengikuti indeks tertentu.

Apa perbedaan utama ETF dan saham?

ETF berisi kumpulan aset, sedangkan saham merupakan kepemilikan pada satu perusahaan.

Share Article
Editorial Team

Latest in Market

See More