Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

OJK-BEI Rilis Aksi Percepatan Reformasi, IHSG Diproyeksi Naik Terbatas

Layar yang menunjukkan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Layar yang menunjukkan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat terbatas pada Senin (2/2), setelah ditutup naik 1,18 persen ke level 8.329 pada akhir pekan lalu.

Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), Reza Diofanda, mengatakan, secara teknikal, IHSG berpotensi bergerak di antara target uji resisten 8.300 dan support psikologis di 8.000. Daftar saham yang BRIDS soroti hari ini, meliputi: COIN, AKRA, dan ZATA.

"Pasar cenderung wait and see menantikan respons terhadap penunjukan pejabat baru di OJK dan BEI, serta mencermati rilis neraca perdagangan dan inflasi, dengan risiko lanjutan tekanan jual asing tetap perlu diwaspadai," kata Reza dalam riset hariannya.

Sebelumnya, pada Jumat (30/1), tekanan jual memang mulai mereda di pasar Indonesia. Akan tetapi, dampak pengumuman MSCI masih mendorong capital outflow pada saham-saham berkapitalisasi besar.

Lebih lanjut, Head of Research Korean Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), Muhammad Wafi, mengatakan, mundurnya 3 Anggota Dewan Komisioner (ADK) dan 1 deputi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Jumat malam diharapkan menjadi 'The Great Reset' untuk merombak total kepemimpinan otoritas. Salah satu langkahnya, dengan menunjuk sosok profesional yang memiliki integritas.

Pada Sabtu (31/1), OJK sendiri telah menunjuk Friderica Widyasari Dewi dan Hasan Fawzi sebagai anggota dewan komisioner pengganti Ketua Dewan komisioner, Wakil Ketua Dewan Komisioner; dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon.

Friderica atau Kiki adalah Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen Merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan. Sementara itu, Hasan merupakan Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan. Keduanya sama-sama pernah menjadi direksi Self-Regulatory Organization (SRO) pasar modal.

Di sisi lain, BEI baru akan mengumumkan Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI pada Senin pagi.

Pada dialog pelaku pasar, Minggu (1/2), OJK dan BEI menyatakan 8 langkah percepatan reformasi pasar modal, yang di antaranya mencakup rencana: penyesuaian aturan batas free float saham dari 7,5 persen menjadi 15 persen. Targetnya, aturan itu akan berlaku mulai Februari 2026.

Kemudian, Mirae Asset Sekuritas mencatat, Danantara juga akan masuk ke pasar modal melalui investasi dan menjadi pemegang saham BEI. Berdasarkan praktik Sovereign Wealth Fund (SWF) di bursa global, Danantara menargetkan kisaran kepemilikan sekitar 15-30 persen. setelah proses demutualisasi bursa selesai.

"Secara teknikal, IHSG semestinya bisa menguat setelah membentuk pola upward bar disertai dengan indikator RSI yang menunjukan oversold," kata Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta. Ia memperkirakan IHSG bergerak di antara support 8.128 dan 7.881 serta resisten 8.528 dan 8.812.

Share
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Latest in Market

See More

Harga Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Hari Ini, 02 February 2026

02 Feb 2026, 09:35 WIBMarket