Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Petrosea Beli STL Rp880 Juta, Apa Dampaknya bagi PTRO?
ilustrasi perusahaan petrosea (Dok.career.petrosea.com)
  • PT Petrosea Tbk mengakuisisi seluruh saham PT Sejahtera Terminal Logistik senilai Rp880 juta melalui anak usaha PEPC dan REKAN.
  • Setelah transaksi, PEPC menguasai 99,8 persen saham STL, sementara REKAN memegang 0,2 persen saham perusahaan jasa pelayanan kepelabuhanan laut tersebut.
  • Akuisisi ditujukan memperkuat bisnis logistik, sinergi, dan integrasi rantai nilai PTRO; saham PTRO naik 4,93 persen menjadi Rp5.325 pada sesi I Kamis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - PT Petrosea Tbk (PTRO) telah membeli seluruh saham PT Sejahtera Terminal Logistik (STL). Nilai transaksinya berjumlah Rp880 juta.

PTRO melakukan transaksi akuisisi saham STL melalui dua anak usahanya, yakni PT Petrosea Engineering Procurement Construction (PEPC) dan PT Rekakarsa Karya Nusantara (REKAN). STL bergerak di bidang aktivitas pelayanan kepelabuhanan laut.

"Pembelian saham ini diharapkan dapat memperkuat lini bisnis jasa logistik dan pendukung perseroan," kata Sekretaris Perusahaan PTRO, Anto Broto dalam keterbukaan informasi, dikutip Kamis (17/9).

Pembelian saham tersebut dituangkan dalam 2 akta jual beli saham, yang meliputi:

  • Akta jual beli saham nomor 04 tanggal 15 September 2025 mengenai pembelian atas seluruh saham sebanyak 900 lembar milik Joko M. Slamet oleh PEPC.

  • Akta jual beli saham nomor 05 tanggal 15 September 2026 mengenai pembelian atas sebagian saham sebanyak 597 lembar milik Zaenal Arifin dalam STL oleh PEPC.

  • Aktu jual beli saham nomor 06 tanggal 15 September 2026 mengenai pembelian atas 3 lembar saham milik Zaenal Arifin dalam STL oleh REKAN.

Setelah transaksi itu, PEPC kini memiliki 99,8 persen saham STL, sedangkan REKAN mempunyai 0,2 persen saham dari total modal ditempatkan dan disetor STL.

Anto mengatakan, pembelian seluruh saham STL akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja operasional serat mendukung ekspansi usaha PTRO melalui pengautan sinergi dan integrasi rantai nilai.

Lebih lanjut, pengambilan saham tersebut bukan merupakan transaksi material seperti yang dimaksud dalam POJK Nomor 17 Tahun 2020. Itu juga bukan merupakan transaksi afiliasi seperti yang dijelaskan dalam POJK Nomor 42 Tahun 2020.

Saham PTRO menguat 4,93 persen ke harga Rp5.325 pada perdagangan Kamis sesi I, setelah dibuka di harga Rp5.125.

Curated For You

Editorial Team

Related Article