Gema mulai membangun karier profesionalnya di dunia pasar modal dengan bergabung dengan berbagai perusahaan sekuritas. Ia mengemban berbagai peran, mulai dari investor, broker, analis, dan instruktur.
Berbekal pengalaman tersebut, Gema melihat banyak pendekatan analisis konvensional belum mampu menentukan waktu yang tepat untuk mengidentifikasi momentum pembalikan harga di pasar.
Gema pun berinisiatif mendirikan Astronacci International, perusahaan edukasi dan analisis pasar. Di awal perusahaan, ia sempat menghadapi banyak keraguan dari publik terkait metodologinya.
Alih-alih menunggu semuanya sempurna, Gema memilih terus mengembangkan riset dan menyempurnakan metodenya. Dari proses tersebut lahirlah Time Trading Astronacci, metode yang menggabungkan financial astrology dengan analisis teknikal berbasis fibonacci sequence untuk memetakan waktu pergerakan pasar.
Metode tersebut kemudian digunakan untuk menyusun proyeksi pergerakan berbagai instrumen, mulai dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), komoditas, hingga valuta asing (forex). Seiring waktu, Astronacci semakin dikenal luas sebagai perusahaan riset dan edukasi pasar modal.
Di luar pekerjaan utamanya, Gema juga aktif sebagai Penasihat Senior Kepala Staf Presiden Bidang Ekonomi sejak 2022. Kiprah akademisnya pun diperkuat dengan aktif sebagai asisten profesor di Universitas Narotama sejak 2025.