Jakarta, FORTUNE - PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) mengungkap rencana akuisisi 66,58 persen saham perseroan oleh PT Nawasena Nugra Investama atau Nawa Capital.
Pada saat ini, kedua pihak masih melakukan negosiasi dan pembahasan secara langsung terkait rencana pengambilalihan itu, termasuk mengenai beberapa aspek transaksi yang belum mencapai kesepakatan final, antara lain nilai akhir transaksi dan jadwal penyelesaian aksi akuisisi.
"Sampaii dengan tanggal pengumuman informasi ini, pembeli [Nawa Capital] belum memiliki saham perseroan [IDEA], baik secara langsung maupun tidak langsung," kata Direktur Nawa Capital, Mochamad Riandri Prasetya dalam keterbukaan informasi, Rabu (16/9).
Sebagai konteks, Nawa Capital bermaksud membeli 707,32 juta saham IDEA yang saat ini dimiliki oleh Eko Desriyanto dan PT Idea Asia Investama.
Setelah rencana pengambilalihan selesai, Nawa Capital akan menjadi pengendali baru perseroan dan selanjutnya akan melaksanakan penawaran tender wajib, sesuai dengan ketentuan OJK Nomor 9 Tahun 2018. Rencana pengambilalihan ataupun tender wajib akan mengacu dan tunduk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk peraturan di bidang pasar modal.
"Informasi atau fakta material yang diungkapkan tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan," kata Direktur Utama Idea Indonesia Akademi, Eko Desriyanto dalam keterbukaan informasi, Rabu.
IDEA merupakan induk dari grup perusahaan pengelola hotel, restoran, vila, resort, venue, serta perwakilan resmi rekrutmen karyawan hotel dan kapal pesiar internasional. Dikutip dari situs web, IDEA telah menempatkan 8.200 lebih alumni program Corporate Academy di lebih dari 1.200 jaringan akomodasi dan kapal pesiar yang tersebar di seluruh Indonesia, Asia, Timur Tengah, Australisa, Amerika, dan Eropa.
Dikutip dari IDX Mobile, saham IDEA menguat 9,68 persen ke harga Rp102 pada Rabu pukul 15.48 WIB, dari harga penutupan hari sebelumnya, Rp93.
