MARKET

Digembok Sebulan, CUAN Masuk 'Pemantauan Khusus' dan ARB

CUAN anjlok 10 persen, level ARB di papan pemantauan khusus.

Digembok Sebulan, CUAN Masuk 'Pemantauan Khusus' dan ARBilustrasi candlestick (pexels.com/Alesia Kozik)
16 January 2024

Jakarta, FORTUNE - Suspensi saham afiliasi Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), akhirnya dibuka setelah sebulan, Selasa (16/1). Saham CUAN langsung merosot ke auto reject bawah (ARB).

Data IDX Mobile menunjukkan, saham BUAN melemah 10 persen ke level Rp12.100 dari harga terakhir sebelum penerapan suspensi, yakni Rp13.425. Tak hanya itu, saat ini CUAN masuk ke dalam Papan Pemantauan Khusus, sehingga diberi notasi 'X' setelah kode saham.

"Saham yang masuk ke dalam papan tersebut ada batasan ARB atau auto reject atas (ARA) sebesar 10 persen," kata Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Bursa Efek Indonesia (BEI), Krisitan Manullang kepada pers, Selasa pagi.

Petrindo Jaya Kreasi mulai melantai di bursa pada 8 Maret 2023 dengan harga penawaran awal Rp220 per saham. Sejak itu, sahamnya telah meroket 6.000 persen dari harga penawaran itu. 

Pada akhirnya, BEI mulai menyetop perdagangan CUAN di pasar reguler dan pasar tunai secara temporal sejak 19 Desember 2023. Setelah itu, pihak BEI pun melakukan pemeriksaan terhadap CUAN. 

"Bursa sudah menyelesaikan pemeriksaan atau analisis terhadap pergerakan saham CUAN," kata Kris lagi.

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.