MARKET

Ini Sektor Saham Berpeluang Untung menurut Feng Shui di 2024

Apa saja saham yang potensi untung di tahun naga kayu?

Ini Sektor Saham Berpeluang Untung menurut Feng Shui di 2024Naga kayu. (Pixabay/Sandy Müller)

by Tanayastri Dini Isna KH

06 February 2024

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Imlek sudah berada di depan mata. Analisis Feng Shui tentang Kekayaan dan keuntungan di 2024 pun menjadi sorotan. Beberapa sektor di pasar modal bahkan diramal beroleh keuntungan.

Menurut Ahli Feng Shui, Ken Koh, tahun 2024 merupakan tahun unik. Dalam riset 2024 Feng Shui Guide to Prosperity milik Maybank Investment Banking Group, ia mengatakan, 2024 penuh dengan persaingan, penegasan, dan manipulasi.

Laporan itu menyoroti, elemen Feng Shui yang mendominasi tahun 2024 adalah tanah atau bumi, yang mengimplikasikan keras kepala dan kebanggaan. Di posisi kedua ada elemen api, yang berpotensi membawa persaingan itu ke level yang lebih tinggi.

"Dari perspektif Feng Shui, ini juga menunjukkan potensi gejolak di Timur Tengah. Namun, keadaan pada akhirnya akan mereda dan optimisme akan kembali muncul. Dunia bisa menantikan peningkatan [ekonomi] pada kuartal III 2024," katanya, dikutip Selasa (6/2).

Elemen kayu pada tahun naga kayu tahun ini diproyeksi dapat membawa keuntungan dan kekayaan bagi industri metal. Lalu, apa saja sektor yang diuntungkan menurut analisis Feng Shui kekayaan Maybank Investment Banking Group pada 2024?

Koh mengatakan, elemen Yang (api, langit, matahari, siang, maskulinitas) akan membawa dampak baik bagi sejumlah sektor. "Yakni perbankan, teknik (engineering), pertambangan, otomotif [termasuk kendaraan elektrik dan high-end], jet privat, hardware, dan peralatan militer," katanya.

Di sisi lain, elemen Yin (air, bumi, bulan, feminitas, dan malam) akan bermanfaat untuk sektor-sektor terkait produk dan layanan kecantikan, perawatan kosmetik, perhiasan, merek mewah, jam mewah, dan percetakan.

Pada elemen tanah, Koh menyoroti ada dua sektor kunci, yang meliputi: bisnis terkait properti dan real estate, dan manajer dana properti; serta sektor terkait produksi tanaman, pertanian perkotaan, makanan berbahan dasar tumbuhan, daur ulang, manajemen limbah, dan bisnis rumahan (UMKM).

"Pada 2024, dengan peluang pemangkasan suku bunga, inflasi, dan manajemen fiskal yang baik, dukungan bagi elemen tanah--khususnya properti--akan lanjut menguat," ujar Koh.

Lebih lanjut, untuk 20 tahun ke depan, elemen api diproyeksi bangkit. Mendukung industri yang terkait dengan elemen tanah, khususnya dalam pengembangan bisnis berkelanjutan, juga meningkatkan pemanfaatan teknologi dan artificial intelligence (AI). Itu dapat membawa manfaat bagi sektor teknologi.