Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Kupon ORI029 Dipatok 5,45–5,80 Persen, Penawaran Dibuka Hari ini. Berikut Rincian Lengkapnya

ilustrasi ORI029
ilustrasi ORI029 (kemenkeu.go.id)
Intinya sih...
  • Kupon ORI029 dipatok tetap di kisaran 5,45–5,80 persen per tahun.
  • ORI029 ditawarkan dalam dua tenor, 3 tahun dan 6 tahun.
  • Instrumen ini dapat diperdagangkan di pasar sekunder setelah holding period berakhir.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE — Pemerintah resmi menerbitkan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI029 dengan menawarkan kupon tetap hingga 5,80 persen per tahun.

Instrumen Surat Berharga Negara (SBN) ritel ini tersedia dalam dua pilihan tenor, yakni ORI029T3 dan ORI029T6, dan mulai ditawarkan kepada masyarakat secara daring melalui sistem e-SBN sejak 26 Januari 2026.

Penerbitan ORI029 menjadi pembuka kalender SBN ritel 2026 dan ditujukan bagi investor individu Warga Negara Indonesia.

Pemerintah menyebut ORI sebagai instrumen investasi yang mudah diakses, berisiko rendah, dan memberikan kepastian arus kas melalui skema kupon tetap hingga jatuh tempo.

Table of Content

Jadwal penawaran dan mekanisme pembelian

Jadwal penawaran dan mekanisme pembelian

Berdasarkan keterangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, masa penawaran ORI029 berlangsung mulai 26 Januari 2026 pukul 09.00 WIB hingga 19 Februari 2026 pukul 10.00 WIB. Penetapan hasil penjualan dijadwalkan pada 23 Februari 2026, dengan tanggal setelmen pada 25 Februari 2026.

Pemesanan dilakukan secara elektronik melalui mitra distribusi yang terhubung dengan sistem e-SBN. Proses pembelian dilakukan melalui empat tahap, yaitu registrasi, pemesanan, pembayaran, dan setelmen atau konfirmasi kepemilikan.

ORI029 hanya dapat dimiliki oleh investor domestik yang memiliki Nomor Tunggal Identitas Pemodal atau Single Investor Identification (SID). Instrumen ini diterbitkan dalam bentuk tanpa warkat (scriptless) dan dapat diperdagangkan di pasar sekunder setelah melewati masa minimum holding period.

Rincian kupon ORI029 dan tenor

Pemerintah menetapkan kupon ORI029 dengan skema fixed rate atau kupon tetap. Untuk seri ORI029T3 dengan tenor 3 tahun, kupon dipatok sebesar 5,45 persen per tahun. Sementara itu, seri ORI029T6 dengan tenor 6 tahun menawarkan kupon lebih tinggi, yakni 5,80 persen per tahun.

ORI029T3 akan jatuh tempo pada 15 Februari 2029, sedangkan ORI029T6 memiliki jatuh tempo pada 15 Februari 2032. Pembayaran kupon dilakukan setiap tanggal 15 setiap bulan, dengan pembayaran kupon pertama dijadwalkan pada 15 April 2026.

Plt. Direktur Surat Utang Negara, Novi Puspita Wardani, menjelaskan bahwa pemerintah menawarkan dua tenor untuk memberikan fleksibilitas kepada investor.

“Kita menawarkan dua tenor sekaligus. Jika investor yang pengin beli, yang tenornya lebih panjang, yang mau memberikan kupon lebih tinggi, silahkan,” ujarnya dalam media briefing, Senin (26/1).

Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa perbedaan kupon disesuaikan dengan pilihan jangka waktu investasi.

Ketentuan pembelian dan potensi perdagangan

Dari sisi pemesanan, pemerintah menetapkan minimum pembelian sebesar Rp1 juta. Adapun batas maksimum pembelian ditetapkan sebesar Rp5 miliar untuk ORI029T3 dan Rp10 miliar untuk ORI029T6.

Setelah melewati satu kali periode pembayaran kupon, investor dapat memperdagangkan ORI029 di pasar sekunder. Masa minimum holding period berakhir pada 16 April 2026, sehingga obligasi ini dapat dipindahtangankan mulai tanggal tersebut.

Karena dapat diperdagangkan, ORI029 memiliki potensi capital gain atau capital loss, tergantung pada pergerakan harga di pasar sekunder. Namun, hingga jatuh tempo, pembayaran kupon dan pokok investasi dijamin penuh oleh negara sesuai dengan ketentuan SBN.

Posisi ORI029 di pasar SBN ritel

Penerbitan ORI029 berlangsung di tengah meningkatnya minat investor terhadap instrumen pendapatan tetap berisiko rendah.

Sejumlah seri ORI sebelumnya tercatat diperdagangkan di atas nilai nominal di pasar sekunder, mencerminkan permintaan yang tetap kuat terhadap obligasi ritel negara.

Sebagai SBN ritel ketujuh yang diterbitkan pemerintah dengan dua pilihan tenor, ORI029 menjadi alternatif bagi investor yang ingin mengunci imbal hasil tetap sekaligus memperoleh fleksibilitas likuiditas setelah masa minimum kepemilikan berakhir.

FAQ seputar ORI029

Berapa kupon ORI029 yang ditawarkan pemerintah?

Kupon ORI029 ditetapkan sebesar 5,45 persen per tahun untuk ORI029T3 dan 5,80 persen per tahun untuk ORI029T6.

Kapan ORI029 bisa diperdagangkan di pasar sekunder?

ORI029 dapat diperdagangkan setelah melewati masa minimum holding period, mulai 16 April 2026.

Berapa minimal pembelian ORI029?

Minimum pembelian ORI029 ditetapkan sebesar Rp1 juta.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tubagus Imam Satrio
EditorTubagus Imam Satrio
Follow Us

Latest in Market

See More

Harga Perak Hari Ini, Senin 26 Januari 2026: Naik Rp1.350

26 Jan 2026, 14:41 WIBMarket