Jakarta, FORTUNE – PT Bank Maybank Indonesia Tbk menargetkan kontribusi ekonomi ajang lari internasional Maybank Marathon 2026 terhadap masyarakat Bali mencapai Rp300 miliar. Event tahunan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21–23 Agustus 2026 di Bali United Training Center, Gianyar, Bali.
Selain mendorong dampak ekonomi, penyelenggara juga memperkuat komitmen keberlanjutan melalui langkah menuju target netral karbon pada 2030. Tahun ini, Maybank Marathon mulai menghitung total emisi karbon yang dihasilkan selama penyelenggaraan acara.
“Sesuai dengan mission kami tadi, di Maybank Marathon sendiri di 2030 kami ingin mencapai netral karbon. Itu tentunya diperlukan effort, usaha mulai dari hari ini sampai lima tahun ke depan,” ujar Project Director Maybank Marathon Bambang Irawan di Jakarta, Kamis (30/4).
Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, Maybank mengajak pelari dan peserta untuk berkontribusi dengan mengisi data transportasi dan akomodasi guna menghitung jejak karbon secara menyeluruh serta memetakan dampak lingkungan dari event tersebut.
Penyelenggara juga mulai menerapkan sejumlah perubahan operasional yang lebih ramah lingkungan.
“Salah satu yang berbeda dengan penyelenggaraan tahun lalu, sekarang kita pakai silikon cup. Karena kita juga sejalan dengan program sustainability kita. Water station dan ruter juga jadi perhatian, selalu ada improvement. Tapi kita evaluasi end-to-end semuanya,” katanya.
Melalui Sustainability Pavilion yang kembali dihadirkan tahun ini, Maybank Marathon ingin menjadikan olahraga sebagai medium perubahan sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap isu lingkungan.
Maybank Marathon juga mempertahankan status “Elite Label Road Race” dari World Athletics, yang menandakan ajang tersebut telah memenuhi standar internasional dalam aspek teknis, keselamatan, dan partisipasi atlet elite.
