Jakarta, FORTUNE – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga akhir 2025 mencapai Rp51,5 triliun atau setara 72,5 persen dari target pagu anggaran senilai Rp71 triliun dalam APBN 2025.
Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono melaporkan, dari nilai tersebut, nilai manfaat yang langsung dirasakan masyarakat tercatat sebesar Rp43,3 triliun. Dalam arti lain, dana operasional program serta anggaran untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sekitar Rp8,3 triliun.
“Sudah ada 19.343 SPPG atau central kitchen yang memperkerjakan 789.319 pekerja,” jelas Thomas saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (8/1).
Dengan demikian, program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini telah menjangkau 56,13 juta penerima manfaat di 38 provinsi, yang terdiri dari siswa, balita, ibu hamil dan menyusui, serta guru dan tenaga kependidikan.
Meski demikian, lanjut Thomas, jumlah penerima manfaat ini masih jauh dari target yang dicanangkan pemerintah sebesar 82,9 juta penerima. Untuk itu, Kemenkeu optimis pada kuartal I-2026 program ini akan terus digencarkan.
