Comscore Tracker
NEWS

Ini Tiga Wilayah Calon Ibu Kota Baru Jawa Barat Pengganti Bandung

Tiga wilayah potensial Tegalluar, Walini, dan Kertajati.

Ini Tiga Wilayah Calon Ibu Kota Baru Jawa Barat Pengganti BandungMasjid Raya Bandung. Shutterstock/Xuefeng Nong

by Suheriadi

Jakarta, FORTUNE - Perpindahan ibu kota provinsi Jawa Barat saat ini masih menjadi pembicaraan hangat. Sejumlah daerah digadang-gadang bakal menggantikan Kota Bandung sebagai Ibu Kota.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pertama kali mengungkapkan rencana pertama pemindahan Ibu Kota pada Agustus 2019 silam. Namun demikian, Pria yang akrab dipanggil Kang Emil ini menyatakan bahwa yang akan berpindah ialah pusat pemerintahan Jawa Barat.

"Pusat pemerintahan kantornya berkumpul di tiga kawasan potensial," kata Kang Emil sapaan Ridwan Kamil, beberapa waktu lalu. 

Kang Emil mengatakan, penyatuan antara pusat pemerintahan dengan pusat pertumbuhan ekonomi baru masih dalam tahap wacana saja. Dia menjelaskan tiga calon pusat pemerintahan baru itu adalah Tegalluar, Walini, dan Kertajati.

Lalu, tiga kawasan tersebut di mana saja? Simak ulasan di bawah ini. 

1. Tegalluar

Daerah Tegalluar memiliki luas wilayah 736 Hektare dengan jumlah penduduk 17,92 ribu jiwa. Adapun keunggulannya, masuk dalam kawasan pengembangan jalur Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB). Stasiun terakhir berada di wilayah ini. Letaknya di Kabupaten Bandung, atau tepatnya di Kecamatan Bojongsoang. 

"Potensi Tegalluar bagus karena simpulnya di situ, hendak ke Cisumdawu di situ, ke Jakarta, Tol Cigatas (Cileunyi-Garut-Tasikmalaya), kereta cepat juga di situ. Jadi kawasan ini sangat strategis," kata Kang Emil.

2.Walini

Daerah Walini memiliki sektor unggulan di bidang pertanian, terutama kebun teh. Dari sisi luas wilayahnya tercatat mencakup 10,500 hektare.

Sementara itu, dengan jumlah penduduk 123 ribu jiwa. Dari sisi lokasinya di Kabupaten Bandung Barat, Kecamatan Cikalong Wetan. 

3.Kertajati

Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka.

Akses infrastuktur transportasi seperti Bandara Kertajati dan Pelabuhan Patimban menjadi keunggulan tersendiri bagi daerah yang terletak di Kabupaten Majalengka ini.

Sementara itu, untuk luasnya mencapai 13.800 hektare, dan hanya berpenduduk sebanyak 32 ribu jiwa. Terbaru, Pemerintah pusat juga telah membangun bandara Kertajati, Majalengka.

Related Articles