Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

10 Tradisi Lebaran di Indonesia yang Selalu Dinantikan

10 Tradisi Lebaran di Indonesia yang Selalu Dinantikan
Ilustrasi tradisi Lebaran (pexels.com/Alfatah Bilal Afdam)
Intinya Sih
  • Tradisi Lebaran di Indonesia mencakup mudik, halalbihalal, hingga takbiran yang menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi dan merayakan hari kemenangan bersama keluarga serta masyarakat.
  • Berbagai kebiasaan khas seperti pembagian THR, mengenakan baju baru, berbagi parsel, dan menyantap ketupat menjadi simbol rasa syukur serta semangat baru di Hari Raya Idul Fitri.
  • Kegiatan ziarah makam dan bersih-bersih rumah dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur serta penyucian diri menjelang perayaan Lebaran yang penuh makna spiritual.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Hari Raya Idul Fitri merupakan salah satu momen yang banyak dinantikan setiap tahunnya. Di Indonesia, ada berbagai kegiatan yang biasa dilakukan untuk merayakan hari kemenangan.

Momen yang penuh sukacita ini banyak diisi kegiatan bersama keluarga, teman, hingga tetangga.

Ingin tahu apa saja tradisi Lebaran di Indonesia? Berikut beberapa kegiatan khas Lebaran yang sering dilakukan masyarakat.

Daftar tradisi Lebaran di Indonesia yang khas

1. Mudik Lebaran

Mudik merupakan salah satu tradisi Lebaran di Indonesia yang sangat dinantikan setiap tahunnya. Tradisi tahunan ini biasa dilakukan oleh para perantau untuk kembali ke kampung halaman. 

Makna mudik tidak hanya terbatas pada kembali ke kampung, tradisi ini sarat dengan makna spiritual dan emosional. Mudik lebaran menjadi momen yang pas untuk melepas kerinduan dengan keluarga dan mempererat tali silaturahmi dengan sanak saudara.

Menjelang Lebaran, tidak sedikit masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan menciptakan kepadatan lalu lintas. Puncak arus mudik biasanya terjadi beberapa hari sebelum Idul Fitri, biasanya sekitar H-3 atau H-2.

2. THR

Momen Lebaran identik dengan tunjangan hari raya (THR) berupa uang tunai. Pembagian THR menjadi momen yang sangat dinantikan oleh berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. 

Budaya berbagi uang saku di Hari Raya Idul Fitri dianggap sebagai simbol solidaritas sosial yang melekat dengan masyarakat Indonesia. Di Indonesia, THR dibagikan perusahaan kepada karyawan menjelang Lebaran berdasarkan kebijakan yang berlaku.

Uang tunai yang akan dibagikan biasanya dimasukkan ke dalam amplop. Namun, kini pembagian THR mulai banyak dilakukan melalui transfer digital atau dompet elektronik.

3. Halalbihalal dan silaturahmi

Selama periode Lebaran, setiap rumah biasanya akan melakukan open house untuk menerima tamu yang datang untuk bersilaturahmi. Ini sering kali dikenal sebagai halalbihalal sebagai salah satu tradisi Lebaran yang umum dilakukan di Indonesia.

Halalbihalal merupakan momentum untuk saling memberi dan meminta maaf satu sama lain dengan saling bersalaman. Bagi masyarakat Indonesia, halalbihalal menjadi sarana penting untuk menyambung tali silaturahmi yang sempat merenggang.

Saat berkunjung, tradisi ini juga disertai dengan sungkeman atau menyalami orang yang lebih tua sebagai bentuk penghormatan dan saling memohon maaf. Acaranya dapat dilanjutkan dengan percakapan ringan dan menikmati hidangan khas Lebaran.

4. Ketupat

Ketupat dikenal sebagai simbol ikonik Lebaran di Indonesia. Tradisi Lebaran ketupat pertama kali diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga. Ketupat merupakan singkatan dari ngaku lepat atau mengaku kesalahan yang identik dengan momen Lebaran.

Makanan khas Lebaran tersebut sering kali disajikan untuk merayakan hari kemenangan. Ketupat Lebaran biasa dibuat menggunakan daun ketupat atau janur, lalu diisi dengan beras dan direbus. 

Merayakan Lebaran tidak lengkap kalau belum menyantap ketupat ditemani opor ayam atau rendang sebagai lauknya. Di Indonesia, menyantap ketupat dapat bervariasi disesuaikan dengan budaya lokal masing-masing daerah.

5. Ziarah makam

Tradisi Lebaran di Indonesia berikutnya adalah ziarah makam atau nyekar. Kegiatan ini dilakukan umat Islam di Indonesia menjelang atau saat Hari Raya Idul Fitri. 

Lebaran banyak dijadikan sebagai momentum untuk mengenang dan mendoakan keluarga dan leluhur yang telah dipanggil Allah melalui ziarah. Kegiatannya mencakup membersihkan makam, menabur bunga, menyiram air, dan membacakan doa.

Kegiatan ini bukan hanya berarti sebagai kunjungan ke makam leluhur saja. Ziarah makam juga dimaknai sebagai wujud bakti kepada leluhur dan sarana silaturahmi spiritual yang telah dijaga secara turun-temurun di Indonesia.

6. Takbiran

Sebelum Lebaran, sebagian besar wilayah Indonesia diramaikan dengan kegiatan takbiran. Tradisi Lebaran khas Indonesia ini biasanya dilakukan di malam hari. Orang-orang akan berkeliling dan mengumandangkan takbir sembari menabuh beduk dengan meriah.

Di Indonesia, tradisi takbiran digelar secara unik di setiap daerah. Akulturasi antara Islam dan budaya lokal menjadikan setiap daerah memiliki cara unik untuk merayakannya. Ada yang berkeliling menggunakan obor atau lampion, memasang lampu minyak, hingga membawa miniatur masjid.

7. Petasan dan kembang api

Malam takbiran juga kerap diramaikan dengan petasan dan kembang api yang dinyalakan untuk menyambut hari kemenangan. Ini menjadi simbol sukacita dan perayaan setelah sebulan berpuasa.

Meskipun terlihat seru dan menyenangkan, pastikan untuk bermain petasan dan kembang api dengan hati-hati. Pasalnya, petasan berpotensi menyebabkan bahaya fisik akibat ledakan hingga risiko kebakaran.

8. Baju baru

Hari Lebaran kerap disambut dengan meriah oleh sebagian besar masyarakat. Mengenakan baju baru telah lama menjadi tradisi Lebaran yang sudah melekat di Indonesia.

Menariknya, memasuki bulan Ramadan sudah banyak promo Lebaran yang bertebaran. Mengenakan baju lebaran dimaknai sebagai wujud syukur dan semangat baru. Pastikan untuk membeli baju baru dan perlengkapan Lebaran sesuai kondisi keuangan dan tidak berbelanja berlebihan.

9. Parsel dan hampers Lebaran

Parsel dan hampers Lebaran juga termasuk tradisi Lebaran yang cukup populer di Indonesia. Menjelang Lebaran, orang-orang akan membagikan bingkisan kepada kerabat, teman, atau kolega kerja yang merayakan Idul Fitri.

Isi parsel dapat bermacam-macam, mulai dari minuman dan makanan khas Idul Fitri, kue kering, sembako, peralatan makan, dan lain sebagainya. Membagikan parsel banyak dijadikan sarana penting untuk menjaga silaturahmi dan tanda apresiasi kepada relasi kerja.

10. Bersih-bersih rumah

Kegiatan bersih-bersih rumah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia menjelang Lebaran. Beberapa hari sebelum Lebaran, setiap rumah biasanya akan serempak membersihkan setiap sudut secara menyeluruh. 

Kegiatannya dapat mencakup menyapu, mengepel, mencuci gorden, mengecat ulang, hingga memperbaiki bagian rumah yang rusak. Bagi masyarakat Indonesia, tradisi tahunan ini dimaknai sebagai penyucian diri lahir batin dan menciptakan rasa nyaman bagi tamu yang akan berkunjung.

Itu dia beberapa tradisi Lebaran di Indonesia yang banyak dinantikan dan biasa dilakukan oleh masyarakat. Dari daftar di atas, mana tradisi yang sering Anda lakukan di hari Lebaran?

FAQ seputar tradisi Lebaran di indonesia

Apa saja tradisi Lebaran yang umum di Indonesia?

Ada beberapa tradisi Lebaran yang sering dijumpai di Indonesia, seperti mudik, takbiran, halal bi halal, dan berbagi THR.

Kapan tradisi Lebaran biasa dilakukan?

Tradisi Lebaran biasanya dimulai dari akhir bulan Ramadan hingga beberapa hari setelah Hari Raya Idul Fitri.

Apa saja yang dilarang saat Hari Raya Idul Fitri?

Ada beberapa hal yang dilarang dilakukan umat Islam di Hari Raya Idul Fitri, seperti berpuasa, makan berlebihan, menunda salat, dan berfoya-foya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yunisda Dwi Saputri
EditorYunisda Dwi Saputri
Follow Us

Latest in News

See More