Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Weda Bay Jadi Magnet Investasi, Total Investasi Tembus US$27 Miliar
Petugas memberikan penjelasan tentang material nikel dipamerkan dalam peluncuran program hilirisasi oleh Presiden Prabowo Subianto di kawasan industri Weda Bay, Desa Lelilef, Weda Tengah, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10). . ANTARA FOTO/Galih Pradipta
  • Presiden Prabowo meresmikan komersialisasi dan groundbreaking 11 proyek hilirisasi nikel senilai US$10,2 miliar di IWIP, sekaligus meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik.
  • Sejak 2018, IWIP menyerap investasi US$20 miliar dan diproyeksikan bertambah US$7 miliar menjadi US$27 miliar, serta telah menyerap sekitar 117.000 tenaga kerja.
  • IWIP mencatat ekspor US$11 miliar; bersama IMIP mencapai US$28 miliar atau 10 persen ekspor Indonesia, dengan kapasitas listrik gabungan sekitar 15,9 GW.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - Presiden Prabowo Subianto meresmikan komersialisasi dan groundbreaking 11 proyek hilirisasi nikel senilai US$10,2 miliar atau sekitar Rp180 triliun di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, pada Kamis (8/10).

Agenda tersebut sekaligus menandai peluncuran ekspor perdana baterai kendaraan listrik guna memperkuat ekosistem industri manufaktur dan hilirisasi nasional.

Dalam peresmian yang disiarkan secara virtual tersebut, Prabowo menegaskan pentingnya konsolidasi industri hilir di kawasan tersebut.

"Hari ini kita akan meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik. Kemudian kita juga akan meluncurkan 11 proyek hilirisasi, terdiri dari komersialisasi 4 proyek industri dan dimulai pembangunan 7 proyek industri baru, di kawasan ini, Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park," ujar Prabowo.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, memaparkan sejak mulai dikembangkan pada 2018, IWIP telah menyerap investasi US$20 miliar.

Nilai tersebut diproyeksikan bertambah US$7 miliar dari sejumlah proyek baru, sehingga total akumulasi investasi di kawasan industri ini akan mencapai US$27 miliar.

Hingga saat ini, penyerapan tenaga kerja di kawasan IWIP telah mencapai sekitar 117.000 orang.

Dari sisi kinerja perdagangan, aktivitas industri di IWIP telah mencatatkan nilai ekspor sekitar US$11 miliar. Apabila digabungkan dengan Kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), total nilai ekspor dari kedua kawasan industri tersebut menyentuh sekitar US$28 miliar, atau menyumbang setara 10 persen dari total ekspor Indonesia.

Skala operasional yang masif di kedua kawasan tersebut berdampak langsung pada lonjakan konsumsi energi. Kapasitas listrik yang terpasang dan sedang dibangun di IWIP mencapai lebih dari 7,1 gigawatt (GW). Jika dikombinasikan dengan IMIP, total kapasitas listrik kedua kawasan mencapai sekitar 15,9 GW.

"Ini jauh lebih besar daripada seluruh pemakaian total listrik di Singapura, 13,1 gigawatt. Jadi dua industri ini sudah lebih besar dari Singapura, energi listriknya," kata Rosan.

Perincian empat proyek yang memasuki tahap komersialisasi mencakup PT REPT Battero Indonesia, PT Blue Sparking Energy, PT Pioneer Aluminium Industries, dan PT XCMG Indonesia.

Sementara itu, tujuh proyek yang memulai tahap groundbreaking meliputi PT Guang Ching Nickel Cobalt, PT Inno Prima Material, PT Tinci Materials Indonesia, PT Weda Bay Aluminium, PT Bintang Karya Aluminium, Foton Guangqing Motor Indonesia, dan PT Flatsolar Energy Indonesia.

Cakupan industri dari proyek-proyek baru tersebut meliputi manufaktur material baterai berbasis nikel, separator baterai kendaraan listrik, komponen elektronik baterai, aluminium elektrolit, alat berat berbasis listrik, hingga photovoltaic glass untuk mendukung industri energi surya.

Seluruh proyek di IWIP dan Morowali ini diproyeksikan bakal memperkuat integrasi rantai pasok kendaraan listrik dari sektor hulu hingga hilir, termasuk proses pengolahan dan daur ulang baterai. 

Curated For You

Editorial Team

Related Article