Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menkeu Suahasil Tegaskan Tiga Prioritas Kerja Sama Pembangunan Internasianal
Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Dok Humas Kemenkeu
  • Indonesia menetapkan tiga prioritas dalam kerja sama pembangunan internasional, termasuk mobilisasi modal swasta dan percepatan program pembangunan bersama World Bank Group.

  • Suahasil Nazara menekankan pentingnya pembiayaan untuk investasi produktif, lapangan kerja berkualitas, serta kemitraan yang mengikuti kebutuhan negara.

  • Indonesia mendukung aksi iklim dan adaptasi yang selaras dengan ketahanan energi, daya saing, serta kesinambungan fiskal.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu (14/10)

The 57th Joint Governors Meeting berlangsung di Bangkok, Thailand. Suahasil Nazara menekankan peran World Bank Group dalam mendorong investasi produktif dan menciptakan lapangan kerja berkualitas.

Kamis (15/10)

Menteri Keuangan menyampaikan prioritas Indonesia dalam kerja sama pembangunan internasional melalui keterangan resmi.

2026

The 57th Joint Governors' Meeting diselenggarakan di sela-sela rangkaian Annual Meetings IMF-World Bank Group 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Indonesia memperkuat kerja sama pembangunan multilateral dan menetapkan prioritas pembangunan internasional.
  • Who?
    Menteri Keuangan Suahasil Nazara, World Bank Group, serta perwakilan negara anggota IMF-World Bank Group Southeast Asia Voting Group.
  • Where?
    The 57th Joint Governors Meeting berlangsung di Bangkok, Thailand.
  • When?
    Pertemuan berlangsung Rabu (14/10), sementara keterangan resmi Suahasil dikutip Kamis (15/10). Rangkaian Annual Meetings berlangsung pada 2026.
  • Why?
    Untuk mendorong investasi produktif, menciptakan lapangan kerja berkualitas, memperkuat hubungan bilateral, serta mendukung aksi iklim.
  • How?
    Melalui mobilisasi modal swasta, pembiayaan terjangkau, kerja sama dengan World Bank Group, dan pertemuan bilateral dengan Thailand.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Indonesia ingin bekerja sama dengan banyak negara untuk membangun hal-hal yang baik. Menteri Keuangan Suahasil Nazara membicarakan uang untuk investasi, pekerjaan yang baik, dan bantuan pembangunan. Ia bertemu orang dari Thailand di Bangkok. Sekarang, Indonesia juga mendukung kerja sama untuk menghadapi perubahan iklim dan krisis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kerja sama yang dibahas Indonesia mencakup pembiayaan investasi produktif, penciptaan lapangan kerja berkualitas, dan penguatan hubungan ekonomi antarnegara. Prioritas tersebut juga menghubungkan pembangunan dengan aksi iklim, ketahanan energi, daya saing, serta kesinambungan fiskal sesuai kebutuhan masing-masing negara.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - Indonesia berkomitmen untuk memperkuat kerja sama pembangunan multilateral.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara memaparkan bahwa terdapat tiga prioritas utama Indonesia dalam kerja sama pembangunan internasional. Hal tersebut meliputi mobilisasi modal swasta melalui pembiayaan yang terjangkau dan investasi produktif serta percepatan persetujuan dan implementasi program pembangunan melalui penguatan kerja sama dengan World Bank Group.

Selain itu, adanya penerapan kebijakan graduation yang tetap mempertimbangkan kepemilikan negara (country ownership) dan kesinambungan dukungan pembangunan.

"Bagi Indonesia, prioritasnya sudah jelas, pembiayaan yang menarik investasi produktif, implementasi yang menghasilkan lapangan kerja berkualitas, serta kemitraan yang terus berkembang seiring dengan kebutuhan negara," kata Menteri Keuangan dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (15/10).

Dalam The 57th Joint Governors Meeting di Bangkok, Thailand, Rabu (14/10), Menkeu juga menekankan pentingnya peran World Bank Group dalam mendorong investasi produktif dan menciptakan lapangan kerja berkualitas.

Di samping itu, Menkeu juga menggariabawahi di tengah dampak perubahan iklim dan bencana alam, aksi iklim serta kesiapsiagaan menghadapi krisis perlu dirancang secara praktis dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing negara (country-driven).

Indonesia mendukung implementasi Paris Agreement serta upaya adaptasi yang sejalan dengan ketahanan energi, keterjangkauan, daya saing, dan kesinambungan fiskal.

The 57th Joint Governors' Meeting dari IMF-World Bank Group Southeast Asia Voting Group (SEAVG) diselenggarakan di sela-sela rangkaian Annual Meetings IMF-World Bank Group 2026. Para menteri keuangan, gubernur bank sentral dan perwakilan dari negara-negara anggota di seluruh kawasan bertemu pada acara tersebut.

Dalam agenda tersebut, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Thailand, Dr. Ekniti Nitithanprapas, yang juga selaku Ketua Pertemuan juga menyampaikan mengenai prospek ekonomi global, kemajuan operasional dan reformasi IMF dan World Bank Group, serta isu-isu ekonomi dan keuangan yang dihadapi.

Selama jamuan makan siang pertemuan SEAVG, Dr. Ekniti mengadakan pertemuan bilateral dengan Suahasil Nazara untuk memperkuat hubungan bilateral dan mempromosikan kerja sama ekonomi antara kedua negara. Diskusi tersebut mencakup konektivitas perdagangan dan investasi, peningkatan daya saing, dan penciptaan peluang untuk pertumbuhan ekonomi bersama, serta penguatan konektivitas regional dan ketahanan ekonomi di seluruh ASEAN.

Curated For You

Editorial Team

Related Article