BUSINESS

Mengenal Content Seeding Dalam Meningkatkan Brand Engagement

Content seeding jadi salah satu strategi branding terbaik.

Mengenal Content Seeding Dalam Meningkatkan Brand EngagementIlustrasi brand awareness. (Pixabay/geralt)

by Bayu Pratomo Herjuno Satito

12 October 2023

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE Brand engagement adalah indikator penting bagi sebuah merek untuk bisa dikenal luas dan meningkatkan penjualan. Selain endorsement, salah satu strategi yang biasa diterapkan adalah content seeding.

Pada laman Clickworker, tertulis bahwa content seeding adalah proses distribusi konten melalui berbagai platform seperti blog situs web, media sosial, komunitas online lainnya. Hal ini dilakukan untuk menjangkau sebanyak mungkin target audiens.

Melakukan seeding pada konten dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan brand awareness dan mendapatkan pelanggan baru. Biasanya, publik akan tertarik untuk berinteraksi konten perusahaan setelah melihat konten baru yang secara rutin tersaji di platform milik perusahaan.

Strategi memungkinkan user untuk menempatkan tautan ke konten mereka, sehingga nantinya klik yang diperoleh akan langsung ditautkan kembali ke landing page milik perusahaan.

Selain itu, hal ini juga dapat membantu perusahaan menambah jaringan tanpa perlu bekerja repot, karena tidak terlalu berfokus pada aturan SEO (Search Engine Optimization).

Keunggulan

Chaskis Digital menyebutkan bahwa strategi content seeding menjadi salah satu yang terbaik, karena memiliki sejumlah keunggulan, seperti:

  1. Meningkatkan jumlah traffic
    Bila dapat membidik target audiens dengan baik dan menyelaraskan konten sesuai kebutuhan mereka, perusahaan memiliki kesempatan untuk mendatangkan angka traffic yang tinggi.
  2. Mudah mengumpulkan backlink
    Strategi content seeding dapat membantu perusahaan untuk mengumpulkan backlink yang berkualitas. Hal ini bisa terjadi bila blogger lain memuat link konten perusahaan pada blog mereka sendiri.
  3. Meningkatkan conversion rate
    Platform media sosial memiliki potensi untuk mengubah pengguna menjadi pelanggan tetapi pemasar harus kreatif dalam pendekatannya.

Proses kerja

Content seeding memiliki peranan penting dalam pemasaran online, sehingga proses kerjanya perlu dipahami secara utuh, agar setiap komponen yang terhubung bisa berjalan dengan baik. Untuk memanfaatkan strategi ini secara optimal, berikut ini adalah proses kerjanya:

  1. Membangun jaringan
    Perusahaan perlu membangun jaringan, sebelum mulai memuat konten. Hal ini perlu dilakukan dengan baik dan terstruktur, agar konten dapat tersebar secara merata. Selain itu, perusahaan wajib mempertahankan jaringan melalui media sosial dan konferensi lainnya agar hubungan dengan pihak-pihak lain dari industri yang serupa tetap terjaga dengan baik.
  2. Tentukan tujuan
    Agar kampanye yang dijalankan dapat berjalan dengan lancar, proses content seeding harus disesuaikan dengan tujuan perusahaan. Salah satu cara terbaik untuk menentukan tujuan adalah dengan melakukan analisis komprehensif terhadap kelompok audiens sasaran melalui riset database perusahaan serta mengamati tren pada media yang akan digunakan.
  3. Buat konten
    Tim pemasaran wajib menciptakan konten pada semua platform resmi perusahaan. Namun, konten yang akan dimuat tidak boleh sembarangan, dan harus sesuai dengan tujuan perusahaan serta keperluan user.
    Bila ingin menggunakan influencer, perusahaan sebaiknya menggunakan jasa macro influencer agar konten dapat tersebar dengan cepat. Hal ini juga harus dilakukan dengan melihat latar belakang influencer.
  4. Call-to-action
    Pemasar harus menyediakan call-to-action agar user platform tertarik untuk melihat dan berinteraksi dengan konten. Perusahaan yang akan menggunakan jasa influencer juga perlu membuat proposal untuk meyakinkan influencer pilihan mereka.

Demikianlah penjelasan tentang apa yang dimaksud dengan content seeding dalam strategi peningkatan brand awareness dan engagement. Semoga bermanfaat.