Comscore Tracker
BUSINESS

Indosat-Tri Mumpuni Untuk Dukung Pengembangan Infrastruktur 5G

Penggabungan berkontribusi pada rencana negara digital.

Indosat-Tri Mumpuni Untuk Dukung Pengembangan Infrastruktur 5GIlustrasi Indosat-Tri. (ShutterStock/Susilo Prambanan)

by Bayu Pratomo Herjuno Satito

Jakarta, FORTUNE - Merger Indosat dan Tri diyakini mampu mempercepat inovasi digital dan meningkatkan kualitas layanan di Indonesia. Director & COO Indosat Ooredo, Vikram Sinha, mengungkapkan perusahaan gabungan akan memiliki skala, kemampuan keuangan, dan keahlian untuk bersaing dengan lebih efektif.

“Selain itu, penggabungan dua perusahaan juga akan memberikan kontribusi terhadap rencana pemerintah Indonesia menuju sebuah negara digital,” ujar Vikram dikutip Antara.

Vikram mengatakan bahwa penggabungan kedua perusahaan telekomunikasi ini akan saling mendorong keduanya untuk semakin berinovasi dan mengembangkan jaringan. Hal ini akan memungkinkan perusahaan memberi layanan digital terbaik dalam rangka persiapan implementasi teknologi 5G.

Menanggapi hal ini, Sekjen Pusat Kajian Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi Institut Teknologi Bandung, Muhammad Ridwan Effendi, mengatakan bahwa merger ini adalah batu lompatan besar yang akan memudahkan pengembangan insfrastruktur layanan 5G di Indonesia.

“Ini langkah strategis yang menyatukan bisnis yang saling melengkapi untuk menciptakan perusahaan telekomunikasi dan internet digital kelas dunia baru untuk Indonesia. Untuk itu, Indonesia harus mengadopsi teknologi dan aplikasi digital yang lebih baik sesegera mungkin,” kata Ridwan.

Kemampuan yang dihasilkan dari penggabungan

Menurut Ridwan, Indosat dan Tri sangat siap karena memiliki frekuensi yang sangat mumpuni. Penggabungan ini tercatat menghasilkan frekuensi sebesar 72,5 MHz yang terdiri atas frekuensi 900MHz (2x12,5), frekuensi 1800 MHz (2x20,2x10), dan frekuensi 2100 Mhz (4x15).

Ridwan menilai, Indosat yang mendapat beking Qatar dan Hutchison memiliki permodalan yang memberi kepastian investasi untuk kembangkan layanan. Ini tetap menjadi sebuah kepastian, kendati Indosat dan Tri bukan pemain utama industri telekomunikasi dunia.

“Indosat memiliki kesempatan untuk menyediakan konten-konten yang berkualitas, bukan hanya hiburan, tetapi juga konten yang dapat mendorong ekonomi digital seperti aplikasi pengembangan UMKM, aplikasi kesehatan maupun pendidikan,” ucap Ridwan.

Kesepakatan penggabungan bisnis

PT Indosat Tbk dan PT Hutchison 3 Indonesia mengumumkan penandatanganan kesepakatan penggabungan bisnis telekomunikasi ini pada 17 September. Transaksi telekomunikasi terbesar di Asia ini diperkirakan bernilai US$6 miliar.

Managing Director Ooredoo Group, Aziz Aluthman Fakhroo, mengatakan bahwa Indosat bisa berfokus untuk menyelesaikan transaksi dan bekerja sama dengan CK Hutchison. “Kerja sama untuk menggabungkan keahlian dari masing-masing grup telekomunikasi global untuk membangun perusahaan telekomunikasi digital kelas dunia di Indonesia,” ujarnya seperti dilansir IDNTimes (17/9).

Perusahaan gabungan ini diberi nama PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison). Indosat Ooredoo Hutchison akan dikendalikan bersama-sama oleh Ooredoo Group dan CK Hutchison. Perusahaan gabungan akan tetap terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Related Topics

Related Articles