BUSINESS

4 Strategi Efisiensi Biaya Periklanan untuk Memaksimalkan Penjualan

Efisien dan tepat sasaran.

4 Strategi Efisiensi Biaya Periklanan untuk Memaksimalkan PenjualanIlustrasi perencanaan biaya periklanan/Dok. Ninja Express

by Desy Yuliastuti

25 October 2023

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Tingginya biaya periklanan digital menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku bisnis UKM. Menurut data dari Statista, rata-rata pengeluaran iklan per pengguna dalam pasar Periklanan dalam Aplikasi (In-App Advertising) diproyeksikan mencapai US$58,99 atau sekitar Rp920.597 pada tahun 2023.

Hal ini sejalan dengan report SUARA UKM Negeri vol 1 oleh Ninja Xpress, di mana pemasaran adalah tantangan terbesar yang dihadapi oleh UKM. Angka tersebut menunjukkan pentingnya strategi digital marketing yang tepat untuk memaksimalkan pendapatan perusahaan dan juga mengefisiensikan pengeluaran untuk pemasaran digital. 

Melihat tantangan UKM dalam pemasaran digital yang dialami oleh para pelaku UKM, Digi Herba Nusantara perusahaan distribusi produk herbal berbahan dasar madu dan susu kambing sejak tahun 2021 dan juga salah satu shipper Ninja Xpress, membagikan 4 tips untuk efisiensi biaya periklanan untuk memaksimalkan penjualan.

1. Membuat perencanaan yang matang

Sebelum melakukan periklanan digital, pastikan kamu sudah membuat perencanaan biaya pemasaran digital yang efektif dengan mempertimbangkan kebutuhan bisnis, tujuan pemasaran, hingga pemilihan tools digital marketing yang akan digunakan.

Perencanaan biaya pemasaran digital juga perlu memperhitungkan biaya per klik (CPC), biaya per tayang (CPM), dan biaya per tindakan (CPA) yang dibutuhkan untuk menyusun perencanaan biaya pemasaran digital. 

2. Memilih platform pemasaran digital yang tepat

Pemilihan platform pemasaran digital merupakan poin penting dalam digital marketing, karena setiap platform memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Pastikan memilih platform pemasaran digital yang sesuai dengan target audiens yang ingin dijangkau dan mempertimbangkan jumlah pengguna aktif platform tersebut. 

Menyasar target audiens dengan menggunakan platform pemasaran digital yang tepat akan membantu para pelaku UKM untuk menghindari adanya pengeluaran biaya periklanan yang tidak perlu. 

Beberapa platform pemasaran digital yang dapat digunakan di antaranya Google Ads, Facebook Ads, Instagram Ads, Tiktok Ads, Youtube Ads, dan lain-lain. Penting juga untuk memilih platform pemasaran digital yang sedang populer di kalangan target audiens.

Leader Marketing & Sales Digi Herba Nusantara, Muhammad Fathi, menyampaikan bahwa awalnya Digi Herba Nusantara hanya fokus memasarkan produknya menggunakan Facebook Ads, tetapi karena saat ini target audiens menggunakan aplikasi Tiktok

“Kami mulai melakukan pemasaran digital di Tiktok Ads agar tetap relevan dengan target audiens,” ujarnya.

Related Topics