Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
20250923_090222.jpg
Seremoni pencatatan IPO EMAS. (Fortune Indonesia/Tanayastri Dini)

Jakarta, FORTUNE - Anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), telah melakukan penuangan emas perdana (first gold pour) di tambang emas Pani, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo per Februari 2026. Itu menandai tahap produksi emas komersial tambang tersebut.

Penuangan emas perdana itu lebih cepat dari target realisasi awal, yakni akhir kuartal-I 2026. Langkah itu menghasilkan dore bullion dari proses pelindian (heap leach), lalu berlanjut dengan pemulihan emas melalui fasilitas adsorption, desorption, recovery (ADR).

"Beroperasinya tambang emas Pani juga menjadi fondasi bagi peningkatan kapasitas produksi ke tahap berikutnya," kata Presiden Direktur EMAS, Boyke Poerbaya Abidin dalam keterangan resminya, Rabu (18/2).

Dengan metode awal menggunakan heap leach, EMAS menargetkan produksi sekitar 110.000-115.000 ounces emas pada tahun pertama operasional tambang Pani. Angka itu lebih tinggi dari target awal produksi sebesar 80.000 ounces emas pada 2026.

Tambang emas Pani sendiri perseroan kelola sebagai tambang terbuka (open pit) dengan cadangan bijih (ore reserve) sebanyak 4,8 juta ounces emas dan perkiraan Sumber Daya Mineral lebih dari 7 juta ounces emas.

Secara paralel, EMAS juga telah memulai tahap konstruksi Carbon-In-leach (CIL), dengan pekerjaan earthwork yang sudah berjalan sejak awal 2026, lebih awal dibandingkan ekspektasi semula, yaitu pada 2027.

EMAS juga mempercepat fasilitas CIL 12 juta ton bijih per tahun yang kini ditargetkan rampung pada 2028, dibandingkan rencana awal (tahap pertama 7 juta ton pada 2029 dan ekspansi 5 juta ton menjadi 12 juta ton pada 2032).

Dengan percepatan itu, EMAS menargetkan potensi produksi sekitar 500.000 ounces emas per tahun dapat dicapai pada 2029, lebih cepat dari proyeksi sebelumnya pada 2032.

Menjelang fase produksi, tambang emas Pani telah menyelesaikan seluruh tahapan pengembangan dan commissioning utama, termasuk penambangan awal, fasilitas Ore Preparation Plant (OPP), heap leach, serta fasilitas ADR.

Editorial Team