Comscore Tracker
BUSINESS

5 Negara Penghasil Kopi Terbesar di Dunia, Indonesia Masuk?

Indonesia merupakan produsen kopi terbesar keempat di dunia.

5 Negara Penghasil Kopi Terbesar di Dunia, Indonesia Masuk?Proses pemanggangan kopi. (ShutterStock/MISTER DIN)

by Luky Maulana Firmansyah

Jakarta, FORTUNE – Apakah Anda pencinta kopi? Tahukah Anda bahwa kopi termasuk salah satu komoditas strategis yang banyak diperdagangkan secara internasional? Kopi yang Anda minum itu bisa jadi merupakan bijih kopi yang yang diproduksi dari negara lain.

Menurut data dari Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF), kopi termasuk jenis minuman yang paling banyak dikonsumsi setelah air putih dan teh.

Tak mengherankan jika kopi termasuk sebagai salah satu komoditas penting, Di berbagai negara, termasuk Indonesia, jumlah kafe maupun restoran yang menawarkan sajian kopi tak sedikit.

Berdasarkan catatan dari International Coffee Organization (ICO), pada 2020 jumlah produksi kopi secara global mencapai 169,9 juta kantong kopi berukuran 60 kilogram. Dari jumlah tersebut, lima negara tercatat sebagai produsen kopi terbesar.

Beberapa negara itu menguasai pasokan kopi dunia dengan persentase mencapai 75 persen.

Berikut daftar lengkap lima produsen kopi terbesar di dunia, seperti dilansir dari laman Forum Ekonomi Dunia serta data ICO.

1. Brasil

Ilustrasi biji kopi

Brasil merupakan penguasa komoditas kopi dunia. Negara tersebut sanggup memproduksi 63,4 juta kantong kopi, atau sekitar 37,4 persen dari pasokan kopi dunia.

Negara yang terletak di Amerika Selatan itu memiliki daerah dengan iklim kondusif untuk pertanian kopi. Luas perkebunan kopi di Brasil mencapai 27.000 kilometer persegi dan mayoritas berada di wilayah Minas Gerais, São Paulo, dan Parana.

Brasil juga memiliki pengaruh pada standar industri kopi dunia. Sebab, negara inilah yang membuat acuan produksi kopi per 60 kilogram karung.

2. Vietnam

Biji kopi di karung.

Produksi kopi di Vietnam mulai membubung pada 1990. Itu terjadi setelah pemerintah Vietnam melakukan reformasi terhadap ekonominya.

Vietnam berfokus pada biji Robusta yang memiliki harga lebih terjangkau. Dibandingkan dengan Arabika, jenis kopi tersebut memiliki kandungan kafein lebih dari dua kali lipat, serta memberikan rasa kopi yang lebih pahit.

Saat ini, Vietnam menyumbang lebih dari 40 persen pasokan biji Robusta di dunia.

Negara itu secara keseluruhan membukukan produksi kopi 29,0 juta kantong. Jumlah ini setara dengan 17,1 persen dari total pasokan kopi dunia.

3. Kolombia

Ilustrasi petani panen kopi.

Kopi Kolombia dikenal karena mengandung rasa yang aromatik serta ringan. Hasil kopi dari negara ini banyak menjadi incaran pencinta kopi.

Merek kopi kolombia terkenal karena kampanye iklan yang menampilkan petani kopi fiksi bernama Juan Valdez.

Menurut data, Kolombia menyumbang sekitar 8,4 persen produksi kopi di dunia. Negara ini mampu memproduksi 14,3 juta kantong kopi.

4. Indonesia

Kopi Luwak.

Indonesia menghasilkan 12,0 juta kantong kopi pada 2020, setara dengan 7,1 persen total pasokan kopi di dunia.

Kopi dari Indonesia menonjol di ranah internasional terutama karena varian kopi luwak. Jenis kopi tersebut tergolong cukup mahal dengan harga mencapai US$35 sampai US$100 per cangkir.

5. Ethiopia

Biji kopi pilihan.

Jika Vietnam mengandalkan Robusta, maka Ethiopia berfokus pada Arabika. Jenis kopi tersebut dianggap merupakan yang paling banyak dijual di kafe dan restoran di seluruh dunia saat ini.

Berdasarkan data, negara yang berada di benua Afrika itu memproduksi 7,3 juta kantong kopi, atau setara dengan 4,3 persen dari total pasokan kopi di pasar internasional. 

Related Articles