Jakarta, FORTUNE – PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) mengantongi pendapatan neto konsolidasian sebesar Rp14,8 triliun atau melonjak 55 persen (YoY) pada semester I-2026. Kinerja ini didorong oleh kontribusi positif dari seluruh segmen usaha.
Chief Corporate Officer & Investor Relations Blibli, Eric Winarta, menyatakan selain segmen ritel dan institusi yang terus bertumbuh, ekspansi jaringan toko fisik Blibli juga turut berkontribusi terhadap peningkatan kinerja Blibli.
“Pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat fundamental usaha, menjaga disiplin operasional, serta senantiasa menghadirkan nilai yang relevan dan berkelanjutan bagi pelanggan dan mitra,” ujar Eric melalui keterangan resmi yang dikutip Senin (21/9).
Hingga akhir Juni 2026, Blibli telah mengoperasikan 326 toko elektronik konsumen, 14 toko elektronik rumah tangga, 1 toko fesyen dan olahraga.
Selain itu, Blibli juga mengelola 60 gerai supermarket premium yang dioperasikan oleh Ranch Market, serta 38 home and living experience center yang dioperasikan oleh Dekoruma.
Hal ini, menurut Eric, makin memperkuat strategi omnichannel Blibli. Integrasi berbagai kanal dan layanan dalam ekosistem Blibli Tiket juga terus dikembangkan untuk meningkatkan relevansi layanan serta memberikan nilai tambah bagi pelanggan.
