Jakarta, FORTUNE — Lembaga pemeringkat global, Fitch Ratings merevisi outlook atau prospek peringkat kredit Indonesia menjadi negatif dari sebelumnya stabil, sembari mempertahankan peringkat utang jangka panjang valuta asing (Long-Term Foreign-Currency Issuer Default Rating/IDR) di level BBB.
Keputusan tersebut diumumkan Fitch pada Rabu (4/3), mencerminkan meningkatnya kekhawatiran terhadap konsistensi kebijakan serta arah fiskal Indonesia ke depan.
Dalam keterangannya, Fitch menilai eskalasi ketidakpastian kebijakan dan sentralisasi pengambilan keputusan berpotensi melemahkan kredibilitas bauran kebijakan pemerintah.
Kondisi ini dinilai dapat menekan sentimen investor, memperburuk prospek fiskal jangka menengah, serta memberikan tekanan tambahan terhadap ketahanan eksternal Indonesia.
