Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bank Muamalat Catat Pembiayaan Konsumer Rp5,3 Triliun, Ini Pendorongnya
Bank Muamalat (Dok Pinterest)
  • Bank Muamalat mencatat pertumbuhan pembiayaan konsumer 54,63 persen secara tahunan menjadi Rp5,3 triliun sepanjang paruh pertama 2026.

  • Perusahaan memperkuat proposisi produk, memperluas target pasar, serta mentransformasi proses pembiayaan.

  • Model bisnis customer centric menyasar segmen yang selaras dengan ekosistem funding dan pembiayaan produktif.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang lebih penting bagi pembiayaan konsumer?
Vote Now
paruh pertama 2026

Bank Muamalat membukukan pertumbuhan pembiayaan konsumer 54,63 persen secara tahunan menjadi Rp5,3 triliun.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang lebih penting bagi pembiayaan konsumer?
Vote Now
  • What?
    Bank Muamalat membukukan pertumbuhan pembiayaan konsumer 54,63 persen secara tahunan menjadi Rp5,3 triliun.
  • Who?
    Bank Muamalat dan Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi.
  • Where?
    Jakarta.
  • When?
    Sepanjang paruh pertama 2026.
  • Why?
    Untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan konsumer.
  • How?
    Dengan memperkuat proposisi produk, memperluas target pasar, dan melakukan transformasi proses.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang lebih penting bagi pembiayaan konsumer?
Vote Now

Bank Muamalat punya pembiayaan untuk orang-orang yang tumbuh banyak. Bank ini mencatat pembiayaan konsumer naik 54,63 persen menjadi Rp5,3 triliun pada paruh pertama 2026. Ricky Rikardo Mulyadi bilang Bank Muamalat membuat produk lebih kuat, mencari lebih banyak target pasar, dan mengubah proses supaya pembiayaan konsumer tumbuh.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang lebih penting bagi pembiayaan konsumer?
Vote Now

Pertumbuhan pembiayaan konsumer menunjukkan upaya Bank Muamalat memperkuat produk, memperluas target pasar, dan mentransformasi proses berjalan searah dengan pengembangan bisnisnya. Pendekatan customer centric yang menyasar segmen selaras dengan ekosistem funding serta pembiayaan produktif juga menjadi dasar perusahaan dalam menumbuhkan bisnis consumer.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang lebih penting bagi pembiayaan konsumer?
Vote Now

Jakarta, FORTUNE - Bank Muamalat membukukan pertumbuhan pembiayaan konsumer hingga 54,63 persen secara tahunan menjadi Rp5,3 triliun pada sepanjang paruh pertama 2026.

Direktur Bank Muamalat, Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan perusahaan menerapkan strategi penguatan proposisi produk, memperluas target pasar, serta transformasi proses untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan konsumer.

"Model bisnis yang kami kembangkan bersifat customer centric dengan menyasar target segmen sejalan dengan ekosistem bisnis funding dan pembiayaan produktif. Kami menumbuhkan bisnis consumer melalui pengembangan produk dan perbaikan proses yang menjadi kunci terciptanya keunggulan daya saing," kata Ricky.

Pengembangan pembiayaan consumer ditopang oleh sejumlah segmen produk meliputi Solusi Emas Hijrah, pembiayaan haji khusus Prohajj Plus, pembiayaan multiguna, dan KPR iB Hijra.

Menurutnya, Solusi Emas Hijrah, merupakan produk dengan pertumbuhan paling tinggi. Pembiayaan berbasis emas tersebut tumbuh 537 persen yoy menjadi Rp1,9 triliun hingga akhir Juni 2026, berkat service level agreement (SLA) dilakukan satu hari, limit gramasi emas hingga 500 gram dengan jangka waktu pembiayaan sampai dengan sepuluh tahun.

Bank Muamalat juga menggunakan decision engine dalam proses pembiayaan multiguna dan Prohajj. Penggunaan teknologi tersebut diklaim turut meningkatkan volume pemesanan dengan efisiensi proses dan mengembangkan target segmen portofolio baru.

Sementara itu, penyaluran KPR iB Hijrah dilakukan melalui perluasan kerja sama dengan pengembang. Seiring dengan itu Bank Muamalat juga menjaga kualitas pembiayaan dan rasio non-performing financing (NPF) sesuai dengan ketentuan regulator dan profil risiko perseroan.

Ke depan, Bank Muamalat akan melanjutkan pengembangan bisnis konsumer melalui pengembangan produk dan proses pembiayaan.

"Kami optimistis dengan fondasi yang semakin kuat, inovasi produk, transformasi proses, serta pengelolaan risiko yang disiplin, bisnis consumer dapat menjadi salah satu motor pertumbuhan Bank Muamalat," pungkas Ricky.

Pilih fokus pertumbuhan pembiayaan

Menurutmu, mana yang lebih penting bagi pembiayaan konsumer?

See More
Penguatan produk
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Transformasi proses

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article