- Meminimalkan risiko investasi
Apa Itu Margin of Safety dalam Berinvestasi? Begini Cara Hitungnya

Margin of safety adalah selisih antara nilai intrinsik dan harga pasar aset, digunakan untuk mengurangi risiko serta meningkatkan potensi keuntungan dalam investasi.
Prinsip ini berfungsi sebagai bantalan pengaman agar investor dapat mengambil keputusan rasional, mengantisipasi fluktuasi pasar, dan menjaga tujuan investasi jangka panjang.
Perhitungannya dilakukan dengan rumus (nilai intrinsik - harga pasar) / nilai intrinsik x 100 persen.
Investasi selalu memiliki risiko kerugian, terutama ketika harga aset tidak sesuai dengan nilai wajarnya. Untuk mengantisipasi risiko tersebut, investor dapat menerapkan margin of safety sebelum membeli saham.
Konsep tersebut membantu investor menentukan batas aman antara harga pasar dan nilai intrinsik saham. Semakin besar selisihnya, semakin luas ruang perlindungan terhadap kesalahan analisis atau perubahan kondisi pasar.
Lantas, apa itu margin of safety dalam berinvestasi? Simak pengertian, fungsi, dan cara menghitungnya berikut ini.
Table of Content
Apa itu margin of safety dalam berinvestasi?
Margin of safety (MoS) adalah selisih antara nilai intrinsik suatu aset dengan harga pasar terkini. Nilai intrinsik aset merujuk pada estimasi nilai wajar yang ditentukan melalui analisis fundamental mendalam.
Pendekatan tersebut menekankan pentingnya membeli aset di harga lebih rendah daripada nilai intrinsiknya untuk mengurangi risiko dan meningkatkan potensi keuntungan.
Secara historis, prinsip margin of safety dipopulerkan oleh Benjamin Graham dan para pengikutnya, seperti Warren Buffett. Strategi investasi ini mulai dikenal luas dari buku karya Benjamin Graham dan David Dodd yang berjudul The Security Analysis.
Fungsi margin of safety dalam investasi
Margin of safety berfungsi sebagai batas pengaman untuk mengurangi risiko kerugian akibat fluktuasi pasar atau kesalahan analisis. Prinsip ini juga membantu investor mengambil keputusan investasi secara lebih rasional. Berikut beberapa fungsinya dalam investasi.
Prinsip margin of safety berfungsi sebagai bantalan pengaman utama dalam portofolio. Pendekatan ni memberikan perlindungan tambahan apabila terjadi kesalahan dalam mengkalkulasi nilai intrinsik aset.
- Mengantisipasi fluktuasi pasar
Volatilitas merupakan bagian yang tak terpisahkan dari dinamika pasar. Harga aset bisa naik atau turun signifikan akibat sentimen pasar atau faktor lainnya.
Margin of safety berguna untuk mengantisipasi potensi penurunan harga saham yang tidak terduga. Selain itu, pendekatan ini mengurangi potensi membeli aset di harga puncak.
- Membantu mengambil keputusan lebih rasional
Penerapan margin of safety dalam berinvestasi membantu investor mengambil keputusan yang lebih rasional. Saat pasar bergejolak, investor bijak tidak akan terburu-buru menarik keputusan karena akan menunggu hingga harga pasar berada di bawah nilai wajarnya.
- Meningkatkan potensi keuntungan
Tidak hanya sebagai bantalan pengaman, margin of safety juga mampu mengoptimalkan potensi keuntungan. Membeli aset pada harga lebih rendah daripada nilai intrinsiknya memberikan ruang bagi investor untuk meraih capital gain saat harga pasar naik menyesuaikan nilai asli.
- Menjaga tujuan investasi jangka panjang
Margin of safety ideal dipakai bagi investor yang berorientasi jangka panjang. Pasalnya, metode ini berfokus pada nilai perusahaan dan potensinya di masa mendatang. Prinsip ini cocok untuk investor yang ingin membangun portofolio stabil.
Cara menghitung margin of safety
Dalam investasi saham, margin of safety dihitung dengan mengurangi harga pasar dari estimasi nilai intrinsik. Hasilnya dapat dibagi dengan estimasi nilai intrinsik, lalu dikali 100 persen untuk mencari persentase.
Berikut rumus margin of safety:
Margin of Safety: (nilai intrinsik - harga pasar) / nilai intrinsik x 100 persen
Selain mencari persentase, investor juga dapat mencari batas harga beli wajar saham. Berikut rumus yang dapat diaplikasikan.
Harga beli maksimal: nilai intrinsik x (1- MoS)
Setelah mengetahui rumus tersebut, pahami penerapan margin of safety agar dapat menentukan harga beli saham secara lebih terukur. Pelajari strategi investasi dan manajemen risiko lainnya bersama para ahli di Fortune Investment Forum 2026.
Fortune Investment Forum 2026 adalah forum investasi premium yang dirancang untuk membantu investor memahami tren ekonomi global dan menyusun strategi investasi dengan lebih terarah.
Selama satu hari penuh, Anda akan mempelajari strategi investasi lintas aset, mulai dari saham, fixed income, kripto dan aset digital, private capital, komoditas, hingga real assets untuk membantu mengambil keputusan investasi dengan lebih percaya diri.
Benefit yang didapatkan:
- Insight dari investor, ekonom, dan investment expert terkemuka
- Pembahasan tren ekonomi global serta peluang investasi lintas aset
- Networking dengan investor, profesional, dan pelaku industri
- Akses rekaman sesi hingga 10 hari (Regular Pass) atau 30 hari (VIP Pass)
- Langganan Majalah Fortune selama satu tahun
- Makan siang dan 2 kali coffee break
- Khusus VIP Pass: jalur registrasi eksklusif, tempat duduk premium di barisan depan, akses VIP Lounge, area makan siang eksklusif, serta sesi tanya jawab prioritas dengan para pembicara.
Daftar sekarang dan dapatkan tiket di sini: Fortune Indonesia Investment Forum 2026
Contoh penerapan margin of safety
Seorang investor menemukan nilai intrinsik saham XYZ sebesar Rp3.000 per lembar saham berdasarkan analisis fundamental. Saat ini, harga pasar saham XYZ berada di level Rp2.600 per lembar saham. Perhitungannya:
Diketahui
- Nilai intrinsik saham XYZ: Rp3.000
- Harga saham XYZ terbaru: Rp2.600
Margin of safety
= (Rp3.000 - Rp2.600) / Rp3.000 x 100 persen
= Rp400 / Rp3.000 x 100 persen
= 13,33 persen
Harga beli maksimal
= Rp3.000 x (1 - 13,33 persen)
= Rp2.600,1
Jadi, investor tersebut memiliki batas aman sebesar 13,33 persen dan disarankan untuk tidak membeli saham XYZ lebih dari Rp2.600,1 per lembar saham.
Demikian penjelasan mengenai apa itu margin of safety dalam berinvestasi. Jadi, fungsinya adalah sebagai bantalan pengaman karena membantu investor membangun portofolio yang lebih tangguh di tengah dinamika pasar.
FAQ seputar apa itu margin of safety dalam berinvestasi
| Apa yang dimaksud dengan margin of safety? | Margin of safety adalah prinsip manajemen risiko dan investasi yang fokus pada selisih antara nilai intrinsik (nilai wajar) suatu aset dan harga pasarnya. |
| Bagaimana cara menghitung margin of safety? | Margin of safety dapat dihitung melalui pengurangan nilai intrinsik saham dengan harga pasarnya saat ini. Setelah itu, hasil dibagi nilai instrik saham dan dikali 100 persen. |
| Apakah margin of safety menjamin keuntungan? | Tidak. Margin of safety berfungsi sebagai alat manajemen risiko, bukan menghilangkan risiko pasar secara penuh. |
| Berapa angka margin of safety yang ideal? | Tidak ada angka mutlak karena sangat bergantung pada jenis saham, profil risiko dan tingkat volatilitas aset yang diinvestasikan. |




















