Asuransi Astra Targetkan 80 Persen Klaim Diproses AI dan OCR

- Asuransi Astra menargetkan 70-80 persen proses klaim berjalan tanpa intervensi manusia melalui AI dan OCR, terutama untuk mengenali pola diagnosis, tindakan, obat, serta tagihan.
- Nasabah kini dapat mengajukan klaim kesehatan secara online dengan mengunggah dokumen; AI dikembangkan untuk memeriksa data dan mendeteksi indikasi klaim berulang.
- Pengembangan masih berlangsung dengan akurasi AI pada sebagian klaim mendekati 80 persen. Asuransi kesehatan menyumbang 20-22 persen kinerja, di bawah kendaraan 35 persen dan komersial 42 persen.
Jakarta, FORTUNE - Asuransi Astra menargetkan 70-80 persen proses klaim dapat diproses tanpa intervensi manusia dengan memanfaatkan akal imitasi atau artificial intelligence (AI) dan optical character recognition (OCR).
Technical & Operation Director Asuransi Astra Mulia K. B. Siregar mengatakan teknologi tersebut dikembangkan untuk mengenali pola klaim berulang berdasarkan data diagnosis, tindakan pengobatan, obat, hingga tagihan yang tercatat dalam basis data perusahaan.
“Misalnya di asuransi kesehatan, dengan diagnosis tertentu dari database kita, kita bisa tahu treatment apa yang dilakukan, obat apa yang diberikan, seperti apa tagihan yang masuk dari customer,” kata Mulia dalam media conference “Transformation Beyond The Screen” di Jakarta, Jumat (11/9)
Saat ini, pada layanan kesehatan di aplikasi perseroan, nasabah dapat mengajukan klaim secara online dengan mengunggah dokumen klaim. Data tersebut kemudian dikembangkan untuk dapat diperiksa oleh AI guna mendeteksi indikasi klaim berulang.
"Harapan kami dengan penggunaan AI ini, menggunakan OCR (Optical Character Recognition), sebagian besar dari proses kita akan straight-through process. Hanya yang tidak memenuhi itu yang akan keluar dari proses," ujar Mulia.
Kendati demikian pengembangan tersebut masih berlangsung. Mulia menyebut tingkat akurasi AI pada sebagian klaim yang sedang diproses telah mendekati 80 persen.
“Kami berharap bahwa dalam tahun ini kami boleh memperoleh kemajuan yang berarti, dan mungkin itu akan menjadi bahan launching salah satu di tahun depan,” ujarnya.
Adapun, produk asuransi kesehatan di Asuransi Astra masih menjadi salah penyumbang utama kinerjanya dengan kontribusi sebesar 20 persen-22 persen. Sementara itu lini asuransi lainnya yang turut berperan besar terhadap kinerja perseroan adalah segmen kendaraan bermotor dengan porsi 35 persen dan komersial yang mencapai sekitar 42 persen.


















