FINANCE

Rabat adalah Potongan Harga, Ini Jenis dan Fungsinya

Termasuk strategi pemasaran

Rabat adalah Potongan Harga, Ini Jenis dan Fungsinyailustrasi rabat (unsplash/frugal gyler)
20 June 2024

Istilah diskon atau cashback sangat familier di masyarakat. Namun, terdapat istilah Rabat yang mungkin masih terdengar asing. Istilah tersebut memang lebih dikenal di kalangan pengusaha sebagai salah satu strategi pemasaran.

Rabat adalah potongan atau pengurangan harga yang biasa diberikan kepada pembeli. Strategi rabat ini biasanya dipakai untuk menarik minat konsumen dan meningkatkan penjualan.

Lantas, apa sebenarnya rabat dan fungsinya? Berikut ulasan mengenai rabat yang akan menambah wawasan mengenai salah satu strategi pemasaran ini.

Pengertian rabat

Dilansir Investopedia, rabat atau rebate adalah sejumlah uang yang dikreditkan atau dikembalikan pada konsumen setelah menyelesaikan suatu transaksi. 

Lewat rabat, pemilik usaha bisa menawarkan pengembalian uang atas pembelian suatu produk atau jasa. Penawaran tersebut bisa berupa potongan harga bersyarat kepada pembeli.

Sederhananya, rabat dapat dipahami sebagai potongan harga yang ditawarkan kepada pembeli dengan syarat tertentu. Jumlah rabat yang diberikan dapat persentase tertentu dari harga asli atau jumlah tetap yang dikurangkan.

Ketentuan pemberian rabat juga sesuai dengan wewenang produsen atau penjual. Biasanya, rabat berbentuk lembaran kartu atau kupon yang diberikan pada konsumen.

Jenis-jenis rabat

Dalam penggunaanya, rabat memiliki beberapa jenis yang biasa diberikan kepada pelanggan. Berikut beberapa jenis rabat yang bisa Anda coba.

Jenis rabat satu ini termasuk paling populer dan banyak digunakan pelaku bisnis kepada konsumennya. Volume based rebate adalah jenis rabat yang diberikan ketika melakukan pembelian dalam jumlah tertentu.

Ketentuan minimal pembelian tersebut telah ditetapkan oleh penjual. Contohnya, pembeli bisa mendapatkan potongan harga apabila membeli produk minimal 50 buah.

Jika volume based rebate sesuai jumlah barang, flat based rebate memberikan potongan berdasarkan jumlah uang yang dibayarkan.

Artinya, penjual menetapkan minimal jumlah uang pembayaran atau pembelian pada pembeli untuk bisa mendapatkan potongan harga.

Misalnya, pelanggan dengan minimal pembelian seharga Rp10 juta bisa memperoleh potongan harga sebesar 20 persen.

Saat perusahaan atau toko sedang mengalami pertumbuhan pendapatan tahunan, pemilik usaha bisa memberikan potongan harga. Tindakan tersebut dapat dipahami sebagai growth based rebate.

Contohnya, pendapatan toko sudah melebihi 50 ribu unit, pemilik usaha memberikan potongan harga sebesar 5 persen pada produk tertentu.

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.