Jakarta, FORTUNE – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terus berkomitmen untuk meningkatkan literasi keuangan, khususnya untuk kalangan generasi muda. Terbaru, LPS bekerja sama dengan Trans Media Corp kembali menyelenggarakan event literasi keuangan bertajuk Lampung Financial Festival 2026 (LFF 2026), event ini adalah yang keempat kalinya digelar dan terbukti sukses meningkatkan literasi keuangan.
“Ini sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen kami, kami memiliki peran dalam mendorong peningkatan literasi keuangan dan inklusi keuangan masyarakat. tahun sebelumnya itu di Medan dan di Surabaya kemudian di Jogjakarta. Lalu kami sekarang membuat roadmap ya, kita membuat program dan program itu berdasarkan mapping dari hasil survei nasional dan literasi keuangan atau SNLIK yang kami juga ikut mendukung,” ujar Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu pada Konferensi Pers jelang LFF 2026, digelar di Lampung, Jumat (4/9).
Adapun, menurut Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang terakhir dilakukan LPS bersama dengan BPS dan OJK, literasi terhadap penjaminan secara rata-rata nasional itu 62,51 persen. Dan, jika ditanya kenapa Lampung? Alasannya karena Lampung secara rata-rata masih di bawah nasional pengetahuan mengenai LPS dan masih perlu ditingkatkan, literasi ataupun pengetahuan dari responden terhadap LPS itu baru 46,31persen dan juga pengetahuan bahwa tabungannya dijamin baru mencapai 58 persen.
“Jadi ada gap antara literasi terhadap penjaminan dan literasi atau pengetahuan terhadap LPS. Hal ini mendorong kami untuk menghadirkan edukasi keuangan yang lebih dekat, lebih inklusif, dan menjangkau masyarakat secara lebih luas. Di sisi lain, Kami melihat potensi yang besar untuk menjadikan Lampung sebagai simpul penyebaran literasi keuangan, sehingga semakin banyak masyarakat memahami peran LPS dan memiliki kepercayaan terhadap sistem keuangan nasional,” tambahnya.
