Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Penyaluran Kredit BCA Rp1.036 Triliun per Juli 2026, Ditopang Segmen Produktif

2 min read
Penyaluran Kredit BCA Rp1.036 Triliun per Juli 2026, Ditopang Segmen Produktif
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menggelar BCA Expo 2026 di Sun Plaza Medan tanggal 11-13 September 2026. Acara ini menghadirkan beragam pilihan hunian, kendaraan, serta solusi finansial sekaligus cara BCA semakin dekat dengan nasabah dan masyarakat Sumut. (IDN Times/Arifin Al Alamudi)
  • BCA menyalurkan kredit Rp1.036 triliun hingga Juli 2026, tumbuh 8 persen secara tahunan, terutama didorong kredit produktif yang naik 11 persen menjadi Rp802 triliun.
  • Kredit korporasi BCA meningkat 13,6 persen menjadi Rp513,4 triliun, sementara pembiayaan komersial dan UKM tumbuh 6,6 persen menjadi Rp288,5 triliun.
  • BCA Expo Jabodetabek menghasilkan pengajuan KPR sekitar Rp500 miliar dan pembiayaan kendaraan Rp1,72 triliun; secara industri, kredit perbankan tumbuh 13,58 persen hingga Juli 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE — PT Bank Central Asia Tbk (BCA) membukukan penyaluran kredit Rp1.036 triliun hingga Juli 2026, tumbuh 8 persen secara tahunan (YoY). Kinerja positif ini terutama ditopang oleh segmen kredit produktif yang melonjak 11 persen (YoY) hingga mencapai Rp802 triliun.

Direktur BCA, Haryanto T. Budiman, menjelaskan capaian kredit produktif tersebut didukung oleh segmen korporasi yang tumbuh 13,6 persen (YoY) menjadi Rp513,4 triliun. Sementara itu, pembiayaan komersial dan UKM turut meningkat 6,6 persen (YoY) menjadi Rp288,5 triliun.

“BCA senantiasa berupaya menghadirkan solusi transaksi yang inovatif dan tepercaya, guna mendorong konsumsi masyarakat serta memberikan kontribusi nyata bagi percepatan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Haryanto dalam keterangan resmi yang dikutip di Jakarta, Selasa (29/9).

Guna terus memacu penyaluran kredit, perseroan rutin menggelar rangkaian BCA Expo Jabodetabek. Perhelatan yang berlangsung secara luring (offline) di ICE BSD City, Tangerang pada 11–13 September 2026 lalu tersebut menarik kehadiran 39.500 pengunjung.

Dari perhelatan tersebut, BCA membukukan ratusan aplikasi KPR dengan total pengajuan mencapai sekitar Rp500 miliar. Adapun pembiayaan kendaraan melalui KKB dan KSM membukukan nilai On The Road (OTR) sebesar Rp1,72 triliun.

Haryanto menilai capaian tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat dalam merealisasikan kebutuhan melalui solusi pembiayaan BCA. Ia menegaskan penyaluran pembiayaan berpotensi terus bertambah karena rangkaian BCA Expo 2026 masih berlangsung secara daring (online) melalui laman expo.bca.co.id hingga 31 Oktober 2026.

Sebagai perbandingan, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) juga mencatat pertumbuhan kredit hingga double digit pada tujuh bulan awal 2026. Hingga Juli 2026, kredit yang disalurkan bank ini mencapai Rp1.595,84 triliun atau naik 19,39 persen secara tahunan.

Kondisi ini membuat pendapatan bunga bank dengan kode saham BMRI ini naik 5,87 persen (YoY) menjadi Rp74,99 triliun pada Juli 2026 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp70,83 triliun.

Bila dilihat secara industri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit industri perbankan mencapai 13,58 persen (YoY) yang mencapai Rp9.135 triliun per Juli 2026. OJK juga mencatat industri pengolahan masih memiliki porsi terbesar dalam penyaluran kredit nasional yang tumbuh 16,85 persen (YoY) pada Juli 2026. Sektor ini diproyeksikan tetap menjadi mesin penggerak utama pertumbuhan kredit ke depan.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More